Konten dari Pengguna

Tepung Terigu Protein Rendah untuk Apa? Ini Kegunaannya dalam Pembuatan Kue

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tepung terigu yang terbuat dari gandum. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tepung terigu yang terbuat dari gandum. Foto: Unsplash

Tepung terigu merupakan jenis tepung yang umum dijumpai di pasaran dan menjadi bahan utama dalam pembuatan banyak macam kue. Tepung jenis ini terbuat dari biji gandum yang dihaluskan.

Mengutip Charadon Donat Karakter oleh Diana Cahya (2015: 30), tepung terigu adalah bahan yang diambil dari bagian dalam biji gandum, berwarna putih sedikit kekuningan, dan mengandung protein yang disebut gluten. Gluten inilah yang membedakan tepung terigu dengan tepung jenis lainnya, seperti tepung beras, tepung kentang, dan lain-lain.

Gluten merupakan protein yang tidak larut dalam air dan bersifat kenyal, elastis, dan tidak mudah putus. Pada adonan kue, gluten berfungsi untuk menahan adonan pada saat mengembang sehingga strukturnya kokoh dan tidak mengecil kembali.

Pada umumnya, semakin tinggi kadar protein dalam terigu, semakin besar pula kadar glutennya. Sebab itu, ketepatan memilih dan menggunakan jenis tepung sangat penting dalam pembuatan suatu makanan.

Berdasarkan kandungan protein di dalamnya, tepung terigu terbagi menjadi tiga macam, di antaranya:

  • Tepung terigu protein tinggi atau disebut hard flour merupakan jenis tepung terigu yang mempunyai kadar protein paling tinggi, sekitar 11-13 persen. Tepung terigu ini terbuat dari gandum bertekstur keras.

  • Tepung terigu protein sedang atau disebut medium flour merupakan terigu yang mempunyai kadar protein sedang, sekitar 8-11 persen. Tepung jenis ini disebut juga tepung terigu serbaguna dan terbuat dari campuran tepung terigu protein tinggi dan tepung terigu protein rendah.

  • Tepung terigu protein rendah atau disebut soft flour merupakan terigu yang mempunyai kadar protein paling rendah, yaitu sekitar 6-8 persen. Tepung terigu ini terbuat dari gandum yang lunak.

Tepung terigu protein tinggi paling cocok digunakan untuk membuat donat dan roti, sedangkan tepung terigu protein sedang sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis makanan, mulai dari kue hingga aneka gorengan. Lalu, tepung terigu protein rendah untuk apa?

Kegunaan Tepung Terigu Protein Rendah

Ilustrasi kegunaan tepung terigu protein rendah untuk pembuatan kue kering. Foto: Unsplash

Tepung terigu protein rendah biasa dipakai untuk membuat adonan yang tidak memerlukan tekstur kenyal dan mengembang. Mengutip Snack It Up oleh Ayudiah Respatih (2018: 8), tepung terigu rendah protein biasanya digunakan untuk membuat kue kering yang renyah, seperti cookies dan biskuit.

Selain itu, dapat pula digunakan untuk kulit lumpia, gorengan, kerupuk, dan beberapa jenis kue. Karena memiliki kadar gluten yang rendah, penggunaan tepung ini akan memberikan hasil yang kurang elastis. Pasalnya, kadar air pada terigu jenis ini juga hanya berkisar 7-9 persen.

Kadar air yang rendah tersebut membuat tepung terigu protein rendah memiliki beberapa kelebihan, di antaranya lebih tahan lama dan tidak mudah berjamur. Sebab itulah, kue kering yang menggunakan tepung jenis ini dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama.

(SFR)