Konten dari Pengguna

Terlihat Sepele, Ini 5 Penyebab Doa Tidak Dikabulkan oleh Allah SWT

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berdoa kepada Allah SWT. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berdoa kepada Allah SWT. Foto: Pixabay

Doa merupakan salah satu bentuk komunikasi antara seorang hamba dengan Allah SWT yang Maha Pengasih. Doa juga bukan hanya sekadar kalimat tapi juga terdapat beberapa syarat dan kondisi yang menyebabkan doa dapat dikabulkan.

Setiap orang pasti memiliki sebuah harapan yang selalu dipanjatkan dalam doa agar segera dikabulkan. Bahkan, Allah telah berjanji akan mengabulkan doa-doa para hambanya. Hal ini telah dijelaskan dalam Alquran pada surat Ghafir, yang artinya:

“Berdoa lah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Ghafir: 60)

Oleh karena itu, doa merupakan salah satu faktor terkuat dalam mendatangkan sebuah keinginan. Namun, doa juga terkadang ada yang tidak memberikan pengaruh.

Sebagaimana telah dijelaskan oleh Muhammad Ibn Abi Bakr dalam bukunya berjudul Penawar Hati Yang Sakit, bahwa doa yang tidak terkabul merupakan doa yang tidak disenangi Allah SWT. Misalnya tidak khusyuk di hadapan Allah ketika berdoa.

Selain tidak khusyuk, apa saja hal yang menjadi penyebab doa tidak dikabulkan oleh Allah SWT? Setidaknya terdapat ada lima hambatan dan mengapa doa tersebut tidak dikabulkan, berikut penjelasannya.

Ilustrasi berdoa. Foto: Pixabay

Penyebab Doa Tidak Dikabulkan

Mengutip buku Tidak Ada Yang Tidak Mungkin yang ditulis oleh Asy-Syaikh Mushtafa, ada beberapa penyebab tidak dikabulkannya doa yang harus diketahui oleh umat Muslim ketika ingin memulai berdoa kepada Allah SWT, antara lain:

1. Tergesa-gesa dalam berdoa

Bukhari meriwayatkan dalam hadist shahihnya dari Abu Hurairah, Rasululah SAW bersabda:

“Doa seorang hamba akan terkabulkan selagi tidak tergesa-gesa, yaitu saat ia berkata,’Saya sudah berdoa tapi tidak dikabulkan’.” (HR. Bukhari)

Selain itu, dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:

“Seorang hamba akan selalu dikabulkan doanya oleh Allah selagi ia tidak berdoa dengan sesuatu yang berdoa, atau memutus silatuhrahmi, atau tergesa-gesa.” (HR. Muslim)

2. Melakukan perbuatan-perbuatan maksiat dan yang diharamkan

Penyebab lain tidak terkabulkannya doa adalah terhalang oleh dosa dan maksiat. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits berikut:

Rasulullah SAW bersabda, “Doa seseorang akan dikabulkan selama dia tidak berbuat dosa dan memutus silaturahmi.” (HR. Ahmad)

3. Meninggalkan kewajiban yang diberikan oleh Allah SWT

Selanjutnya, penyebab doa tidak dikabulkan oleh Allah SWT adalah meninggalkan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT seperti sholat, puasa, zakat dan lain sebagainya. Diriwayatkan dari Hudzaifah, dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda:

“Demi Zat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, haruslah kalian memerintahkan kepada yang makhruf dan mencegah dari yang mungkar, atau hampir-hampir Allah mengirimkan kepada kalian azab dari-Nya, kemudia kalian berdoa kepada-Nya tetapi Dia tidak mengabulkan bagi kalian.” (HR. Tirmidzi)

Ilustrasi berdoa. Foto: Pixabay

4. Meminta permohonan yang bersifat dosa

Tidak akan dikabulkan oleh Allah SWT doa seorang hamba yang isinya berupa sesuatu yang sifatnya dosa atau untuk memutus tali silaturrahim. Telah dijelaskan dalam riwayat dari Abu Sa’id Al-Khudry, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Tidaklah ada seorang Muslim memanjatkan doa kepada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi, karena dengan begitu Allah akan mengaruniainya salah satu dari tiga hal: Boleh jadi disegerakan doanya, boleh jadi Dia menyimpannya untuk di akhirat, dan boleh jadi dia akan menghilangkan darinya keburukan (musibah) sebesar doa itu.” (HR. Ahmad)

5. Memiliki hati yang lemah dalam berdoa

Berdoa dalam hati yang lemah sama saja tidak yakin kepada Allah SWT untuk dikabulkannya doa yang diminta. Sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih riwayat Al-Hakim dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

“Berdoalah kalian kepada Allah dengan hati yang yakin untuk dikabulkan. Ketahuilah, bahwa Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai lagi terpedaya oleh dunia.” (HR. Abu Hurairah)

(IMR)