Tingkatan Takson Dalam Klasifikasi Makhluk Hidup

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makhluk hidup yang ada di bumi sangat beragam. Untuk memudahkan para ilmuwan mempelajarinya, dibuatlah pengelompokan atau klasifikasi.
Klasifikasi ini menggunakan sistem taksonomi yang menelaah pengelompokkan, perincian, dan penamaan mahluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan sifatnya.
Makhluk hidup kemudian digolongkan dalam tingkatan takson. Makin tinggi tingkatan takson, lebih banyak pula anggota pada takson tersebut, namun makin banyak juga perbedaan ciri-cirinya.
Nah berikut ini adalah tingkatan takson dalam klasifikasi makhluk hidup:
Kingdom (Kerajaan)
Kingdom adalah tingkatan takson tertinggi. Organisme di bumi diklasifikasikan menjadi beberapa kingdom, yaitu kingdom animalia (hewan), kingdom plantae (tumbuhan), kingdom fungi (jamur), kingdom monera (organisme uniseluler tanpa nukleus), dan kingdom protista (eukariotik yang memiliki jaringan sederhana).
Divisi atau Filum
Filum atau divisi posisinya tepat di bawah kingdom dan lebih spesifik. Istilah filum digunakan untuk menunjuk takson hewan, sedangkan divisi digunakan untuk menunjuk takson tumbuhan.
Kingdom animalia dan plantae dibagi ke dalam filum dan divisi seperti di bawah ini:
1. Filum Kingdom Animalia:
Porifera = hewan berpori
Coelenterata= hewan berongga
Platyhelminthes=cacing pipih
Nemathelminthes=cacing gilig
Annelida=cacing gelang
Molusca=hewan bertubuh lunak
Arthropoda=hewan beruas
Echinodermata=hewan berkulit duri
Chordata=hewan yang memiliki tali sumbu tubuh atau chorda dorsalis
2. Divisi Plantae:
Bryophyta (tumbuhan lumut)
Ptheridophyta (tumbuhan paku)
Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Kelas
Filum atau divisi tersusun dari beberapa kelas. Nama kelas menggunakan akhiran yang berbeda-beda, di antaranya -edoneae (tumbuhan berbiji tertutup), -opsida (untuk lumut), dan -phycae (untuk alga).
Contohnya Bryophyta diklasifikasikan menjadi tiga kelas yaitu Hepaticopsida (lumut hati), Anthoceratopsida (lumut tanduk), dan Bryopsida (lumut daun).
Ordo (Bangsa)
Ordo adalah tingkatan di bawah kelas yang yang memiliki ciri yang lebih spesifik. Contohnya adalah kelas Dicotylesoneae dibagi menjadi beberapa ordo seperti Solanales, Cucurbitales, Malvales, Rosales, Asterales, dan Poales.
Famili (Suku)
Anggota Ordo diklasifikasikan lagi menjadi famili. Nama famili pada tumbuhan biasanya umunnya menggunakan akhiran –aceae. Contohnya adalah famili Solanaceae, Asteraceae, dan Poaceae.
Namun, ada nama beberapa takson tumbuhan yang menyimpang dari ketentuan tersebut karena sudah sejak dahulu digunakan, misalnya Compositae dan Graminae.
Untuk hewan, penamaan famili umumnya menggunakan akhiran -idea. Contohnya adalah canidae, yaitu hewan-hewan yang menyerupai anjing seperti serigala, rubah, dan koyote.
Genus (Marga)
Genus adalah tingkatan takson di bawah ordo yang memiliki lebih banyak persamaan ciri. Contoh Genus adalah bawang merah (Allium cepa) dan bawang putih (Allium sativum). Keduanya merupakan spesies yang berbeda, namun masih berada dalam satu marga yaitu Allium.
Spesies
Anggota takson spesies memiliki paling banyak persamaan ciri. Organisme dimasukkan dalam satu spesies yang sama jika organisme-organisme tersebut dapat melakukan perkawinan alami dan menghasilkan keturunan yang fertil. Keturunan yang fertil artinya dapat melakukan perkawinan antar sesamanya dan menghasilkan keturunan kembali.
(ERA)
