Tips Aman Bekerja di Tengah Wabah Corona

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring berjalannya waktu, pandemi virus corona semakin banyak memakan korban. Per 17 Maret 2020, data menyatakan bahwa kasus corona di Indonesia bertambah menjadi 172.
Presiden Jokowi sendiri sudah menyatakan sikap dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja, beribadah, dan belajar dari rumah. Intruksi ini dikeluarkan sebagai bentuk antisipasi dalam meminimalisir penyebaran COVID-19.
Pihak perusahaan, para pelaku bisnis, hingga buruh diminta untuk menaati seruan ini. Keamanan dan kesehatan nasional menjadi titik fokus utama yang dituju sampai situasi mereda.
Lantas, bagaimana cara dan solusi untuk tetap beraktivitas di tengah wabah coronavirus? Simak beberapa tips berikut ini untuk menjaga keamanan dan kesehatan selama proses bekerja:
Maksimalkan Teknologi Komunikasi
Setiap kantor atau perusahaan pasti memiliki aplikasi internal untuk koordinasi antardivisi dan karyawan di dalamnya. Keterbukaan dan respons cepat atas kejadian yang terjadi di perusahaan mesti dilakukan, terlebih jika menyangkut wabah pandemi virus corona.
Perlu juga adanya komunikasi yang maksimal dan konfirmasi pada setiap agenda perusahaan. Itu agar langkah antisipasi hingga penanganan kasus dapat berjalan baik dan tidak membuat dampak yang lebih luas kepada perusahaan.
Pantau dan Laporkan Kesehatan Diri
Pemerintah secara rutin dan masif mengajak masyarakat menjaga kesehatan dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, tes kesehatan juga menjadi salah satu opsi untuk antisipasi. Pihak HR setiap perusahaan hendaknya membantu sosialisasi dan menjadi mediator di dalam proses ini.
Pada beberapa perusahan memang sudah melaksanakan pengecekan dan pemantauan terhadap kondisi fisik karyawannya. Absen dan laporan kesehatan harian harus terus dilakukan sampai situasi mereda.
Work from Home
Penelitian oleh Sean Wei Xiang Ong pada 4 Maret 2020 menemukan bukti bahwa kakus toilet dan wastafel kamar mandi menjadi sarana baru penyebaran coronavirus. Padahal toilet dan kamar mandi adalah tempat umum yang rutin digunakan para pegawai di kantor secara bergantian.
Work from Home pun menjadi solusi terbaik untuk permasalahan ini. Selain menghindari interaksi sosial di dalam perjalanan menuju kantor, para karyawan juga bisa mengisolasi diri mereka untuk sebagai upaya preventif meminimalisir penyebaran virus corona.
Hindari Gathering dan Rapat Langsung
Telah diketahui bahwa penyebaran virus corona berasal dari kontak langsung person-to-person. Ini akan sangat berbahaya jika ada kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Jabat tangan dan tetesan dari bersin atau batuk menjadi sarana terbesar untuk penularan virus tersebut. Meniadakan kegiatan yang sifatnya berkumpul, di ruang tertutup, atau interaksi langsung di dalamnya adalah cara terbaik yang perlu dilakukan.
Persiapkan Asuransi
Pemerintah secara langsung sudah menyatakan bahwa akan menanggung beban biaya kesehatan bagi para pasien infeksi corona. Pihak perusahaan seyogyanya juga mempersiapkan insentif atau tunjangan kesehatan bagi para karyawan.
Karyawan juga harus turut aktif dalam sosialisasi info dan persiapan berkas data yang dibutuhkan bila nantinya terjadi hal buruk.
(FZN)
