Tugas BPUPKI dan PPKI yang Dibentuk oleh Jepang

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BPUPKI dan PPKI merupakan badan dan kepanitiaan persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibentuk oleh Jepang. Kedua badan ini sengaja dibentuk untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar mau membantu Jepang melawan sekutu.
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh Jepang pada 29 April 1945. Badan ini dipimpin oleh K.R.T. Radjiman Wedoyodiningrat, lalu Raden Padnji Soeroso dan Ichibangase Yoshio bertugas sebagai wakil.
Badan yang disebut sebagai Dokuritsu Junbi Cosakai ini didirikan untuk mempelajari dan menyelidiki sesuatu yang berhubungan dengan ekonomi, politik, dan tata pemerintahan Indonesia yang merdeka.
Sementara itu, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk pada 7 Agustus 1945. Badan pengganti BPUPKI ini bertujuan untuk melanjutkan tugas BPUPKI sebelumnya.
Dalam praktiknya, BPUKI fokus kepada rumusan dasar negara, sedangkan PPKI lebih fokus mengurus tatanan pemerintahan Indonesia.
Agar lebih jelas, simak tugas BPUPKI dan PPKI berikut ini.
Tugas PBUPKI
Membahas dan menyusun dasar negara Indonesia.
Membentuk panitia kecil untuk menampung saran dan konsep dasar negara dari anggota.
Membantu Panitia Sembilan bersama panitia kecil.
Membentuk reses dalam kurun waktu satu bulan.
Membuat Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.
Tugas PPKI
Mengesahkan UUD 1945.
Memilih dan mengangkat Ir. Soekarno sebagai Presiden Indonesia serta Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden Indonesia.
Membentuk komite nasional untuk membantu Presiden dan Wapres.
(GTT)
