Tujuan dan Fungsi Kerajinan Tekstil dari Bahan Limbah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajinan Indonesia sudah banyak dikenal hingga ke berbagai penjuru dunia. Salah satunya kerajinan tekstil.
Seperti namanya, kerajinan ini dibuat dengan menggunakan bahan baku tekstil. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tekstil adalah barang tenun atau bahan pakaian.
Dikutip dari buku Jejak Seni Dalam Sejarah Islam karya Febri Yulika, seni kerajinan tekstil telah lama dikenal olah bangsa Arab. Perkenalan tersebut diawali oleh hubungan dagang antara bangsa Arab dengan negara lain seperti China yang dikenal menghasilkan kain tenun sutra.
Saat ini tengah marak kerajinan tekstil yang diproduksi dari bahan limbah. Bahan ini dipilih untuk mengurangi sampah limbah plastik yang dapat mencemari lingkungan. Selain itu, kerajinan tekstil dari bahan limbah juga dinilai dapat menghemat pengeluaran modal.
Fungsi Kerajinan Tekstil dari Bahan Limbah
Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X SMA/SMK/MA, produk kerajinan tekstil dari bahan limbah dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
Produk Limbah Tekstil Daur Ulang (Recycle)
Produk daur ulang dapat mengubah barang-barang bekas yang semula tak terpakai menjadi barang baru lagi. Contoh: Kain perca yang dibuat kembali menjadi sebuah lembaran kain dengan teknik patchwork.
Produk Limbah Tekstil yang Digunakan Kembali (Reuse)
Produk reuse mengajak masyarakat untuk menggunakan kembali produk yang sudah dipakai. Namun untuk menambah nilai keindahan, biasanya dilakukan langkah kecil untuk mempercantiknya. Contoh: Pakaian yang dirancang ulang seolah-olah menjadi baru, misalnya kaos yang sudah usang dicelup dan ditambahkan teknik sablon di atasnya.
Mengutip buku Prakarya Dan Kewirausahaan Tata Busana Di Madrasah Aliyah (Pengenalan Dan Praktik Penggunaan Alat Jahit Mesin Dan Manual) oleh Suprihatiningsih, fungsi kerajinan tekstil dari bahan limbah adalah sebagai berikut.
1. Sebagai Dekorasi (Hiasan/Aksesoris)
Produk-produk seni kriya banyak diciptakan yang berfungsi sebagai pajangan. Dengan fungsi sebagai pajangan, nilai estetika sangat dibutuhkan. Kerajinan tekstil yang dapat dijadikan hiasan yaitu boneka, taplak meja, dan sebagainya.
2. Sebagai Benda Terapan (Fungsional)
Selain sebagai hiasan, kerajinan tekstil juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contohnya pakaian, tas, aksesoris, dan masih banyak lagi.
3. Sebagai Mainan
Kerajinan juga memiliki fungsi sebagai mainan. Meski begitu, dalam membuatnya harus tetap memperhatikan nilai-nilai estetika.
4. Sebagai Kelengkapan Ritual
Dikutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), kerajinan juga memiliki fungsi sebagai kelengkapan ritual. Di mana kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual.
Contohnya kain ulos. Kain tenun khas suku Batak ini biasanya dikenakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya.
(NDA)
