Konten dari Pengguna

Tujuan Dibentuknya ASEAN, Perdamaian hingga Kesejahteraan Asia Tenggara

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemimpin negara-negara ASEAN berkumpul untuk berfoto bersama dalam upacara pembukaan KTT ASEAN ke-33 di Singapura, Selasa (13/11/2018).  Foto: ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo
zoom-in-whitePerbesar
Pemimpin negara-negara ASEAN berkumpul untuk berfoto bersama dalam upacara pembukaan KTT ASEAN ke-33 di Singapura, Selasa (13/11/2018). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan organisasi geo-politik dan ekonomi yang menghimpun negara-negara di kawasan Asia Tenggara. ASEAN dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok.

Adapun negara pendiri ASEAN adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini disahkan melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok yang dihadiri Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), Narciso Ramos (Filipina), S. Rajaratnam (Singapura), dan Thanat Khoman (Thailand).

ASEAN dibentuk untuk menciptakan damai, keamanan, stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut berdasarkan situasi di kawasan Asia Tenggara di era 1960-an yang rawan konflik karena pengaruh ideologi negara lain.

Logo ASEAN. Sumber: AseanBriefing.

Selain itu, Deklarasi Bangkok yang dihadiri lima negara pendiri itu memiliki tujuan lainnya. Berikut tujuan dibentuknya organisasi ASEAN.

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial serta pengembangan kebudayaan di kawasan ini melalui usaha bersama dalam semangat kesamaan dan persahabatan untuk memperkokoh landasan sebuah masyarakat bangsa-bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai.

  • Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum di dalam hubungan antara negaranegara di kawasan ini serta mematuhi prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa

  • Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi

  • Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana pelatihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, profesi, teknik, dan administrasi

  • Bekerja sama secara lebih efektif guna meningkatkan pemanfaatan pertanian dan industri mereka, memperluas perdagangan dan pengkajian masalah-masalah komoditi internsional, memperbaiki sarana-sarana pengangkutan dan komunikasi, serta meningkatkan taraf hidup rakyat

  • Memajukan pengkajian mengenai Asia Tenggara

  • Memelihara kerja sama yang erat dan berguna dengan berbagai organisasi internasional dan regional yang mempunyai tujuan yang serupa, dan menjaga segala kemungkinan untuk saling bekerja sama secara erat di antara mereka sendiri.

(DNA)