Tekno & Sains
·
18 Oktober 2020 8:19

Tujuan, Langkah-langkah, dan Kesimpulan Percobaan Sachs

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Tujuan, Langkah-langkah, dan Kesimpulan Percobaan Sachs (16110)
Tujuan, Langkah-langkah, dan Kesimpulan Percobaan Sachs. Foto: Pixabay
Percobaan Sachs diperkenalkan oleh seorang ilmuwan asal Jerman bernama Julius von Sachs pada sekitar tahun 1860. Kala itu, Sachs berhasil membuktikan bahwa proses fotosintesis menghasilkan zat gula atau karbohidrat yang disebut amilum.
ADVERTISEMENT
Di tahun-tahun berikutnya hingga sekarang, praktikum yang dilakukan Sach diajarkan di banyak sekolah untuk membantu siswa memahami proses fotosintesis.
Tujuan percobaan Sachs yaitu untuk mengetahui peran cahaya dalam proses fotosintesis dan untuk membuktikan bahwa hasil fotosintesis adalah glukosa berupa bahan organik yang disimpan dalam bentuk amilum.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan untuk Percobaan Sachs

  1. Tanaman berdaun dalam pot
  2. Alkohol 70%
  3. Iodium/lugol
  4. Air
  5. Kertas grenjeng/aluminium foil
  6. Pemanas air
  7. Kaki tiga dan bunsen
  8. Gelas becker

Langkah-langkah Percobaan Sachs

  1. Tutuplah beberapa daun dengan aluminium foil pada malam atau dini hari sebelum matahari terbit, sedangkan daun lainnya dibiarkan saja. Hal ini bertujuan untuk melihat pengaruh cahaya pada proses fotosintesis.
  2. Letakkanlah tanaman di tempat yang mendapat cukup cahaya matahari.
  3. Petiklah daun di sore hari dan bukalah bungkusan aluminiumnya.
  4. Masukkan daun-daun tersebut ke dalam air dan direbus selama beberapa menit, lalu rebus daun dalam alkohol panas. Perebusan daun bertujuan agar sel-sel daun rusak dan amiloplas dapat pecah, sehingga amilum akan bebas tersebar. Selain itu perebusan dalam alkohol juga bertujuan untuk melarutkan klorofil. Proses ini menghasilkan warna daun yang pucat.
  5. Setelah klorofil larut, angkat daunnya, lalu tetesi dengan larutan lugol atau Iodin. Amati perubahan yang terjadi
ADVERTISEMENT

Kesimpulan Percobaan Sachs

Ada perbedaan antara daun yang ditutup aluminium foil dengan yang tidak. Setelah ditetesi larutan, bagian permukaan daun yang terbuka berubah menjadi biru kehitaman. Ini menandakan adanya amilum yang merupakan hasil fotosintesis.
Sedangkan bagian permukaan yang tertutup tampak berwarna pucat. Ini menandakan pada bagian tersebut tidak terdapat amilum karena tidak berlangsung fotosintesis.
Maka, dapat disimpulkan
  1. Fotosintesis memerlukan cahaya
  2. Fotosintesis menghasilkan amilum. Buktinya bagian daun yang tidak terkena cahaya berwarna pucat karena tidak dapat melakukan fotosintesis, sehingga tidak mengandung amilum .
(ERA)
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white