Konten dari Pengguna

Tulisan Arab Syahadat dan Artinya untuk Dipahami Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang umat Muslim, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Seorang umat Muslim, Sumber: Pexels

Mengucapkan dua kalimat syahadat adalah Rukun Islam yang pertama. Artinya, rukun ini hukumnya wajib bagi setiap Muslim dan bagi orang yang ingin menjadi mualaf.

Mengutip buku Panduan Syahadat oleh Taufiqurrohman, M.Si, ucapan syahadat merupakan peneguh yang diberikan Allah untuk meneguhkan orang yang beriman. Hal ini juga dijelaskan dalam surat Ibrahim ayat 27 yang artinya:

"Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." (QS. Ibrahim:27)

Itu alasan mengapa syahadat begitu penting dalam ajaran Islam. Jadi, sudah sepatutnya umat Muslim mengetahui dan memahami tulisan Arab syahadat beserta arti dan makna yang terkandung di dalamnya.

Sekelompok umat Muslim, Sumber: Pexels

Tulisan Arab Syahadat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Ashadu an laa ilaaha illallaahu, wa assyhaduanna Muhammadarasulullah

Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.”

Makna Syahadat

Diterangkan dalam buku Jalan Syari’at Hakikat dalam Kalimat Syahadat oleh Abu Nur Ahmad, pengucapan kalimat syahadat berarti pengakuan dengan lisan dan hati bahwa tiada Tuhan yang disembah selain Allah.

Apapun yang disembah selain Allah SWT merupakan perbuatan batil. Sebab, selain Allah, tidak ada yang berhak untuk disembah. Kalimat syahadat merupakan janji setiap Muslim untuk berserah kepada Allah dan taat dalam segala perintah yang diberikan oleh-Nya melalui Nabi Muhammad SAW.

Dalam pandangan syariat, syahadat dibagi menjadi dua rukun, yaitu:

  • Nafyu, yang berarti meniadakan semua yang disembah kecuali Allah SWT. Hal ini juga makna dari kata la ila haa.

  • Itsbat, yang diartikan sebagai menetapkan penyembahan atau ibadah hanya kepada Allah dan tiada sekutu bagi-Nya dalam kerajaan-Nya. Ini makna dari kata illa Allah.

Syarat Syahadat

Dalam buku yang sama, dijelaskan juga mengenai tujuh syarat syahadat, yaitu:

  • Pengetahuan

Orang yang bersyahadat memahami isi dari dua kalimat yang dinyatakan serta siap menerima konsekuensi dari ucapannya.

  • Keyakinan

Mengucapkan kalimat syahadat tanpa sedikitpun keraguan.

  • Keikhlasan

Ikhlas dalam artian bersihnya hati dari segala sesuatu yang bertentangan dengan makna syahadat. Bersyahadat yang bercampur dengan riya atau kontradiksi dengan makna syahadat tidak akan diterima oleh Allah.

  • Kejujuran

Orang yang bersyahadat tidak boleh hanya sekedar mengucapkannya saja. Ucapan tersebut harus dinyatakan secara lisan, diyakini dalam hati, lalu disertai dengan amal kebajikan dan ibadah.

  • Kecintaan

Kecintaan berarti mencintai Allah dan Nabi Muhammad serta orang-orang yang beriman. Cinta tersebut juga harus disertai dengan amarah terhadap segala hal yang bertentangan dengan syahadat.

  • Ketundukan

Seorang Muslim harus tunduk menyerahkan diri kepada Allah serta mengamalkan semua perintah dan menghindari semua larangan yang telah ditetapkan-Nya.

(ADB)