Konten dari Pengguna

Tuliskan dan Jelaskan Tiga Macam Persaudaraan dalam Islam!

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam berbuka puasa bersama dalam tradisi malam 27 Ramadhan di Kampung Arab Pekojan, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Umat Islam berbuka puasa bersama dalam tradisi malam 27 Ramadhan di Kampung Arab Pekojan, Jakarta, Senin (16/3/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), siswa kelas 5 SD mulai diperkenalkan pada konsep ukhuwah atau persaudaraan dalam Islam. Berbagai latihan soal disajikan untuk membantu peserta didik memahami makna kebersamaan, kepedulian, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu soal yang diujikan berbunyi: “Tuliskan dan jelaskan tiga macam persaudaraan dalam Islam!” Soal ini bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap konsep persaudaraan serta penerapannya dalam kehidupan nyata.

Bagi siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan tersebut, berikut referensi jawaban yang dapat digunakan sebagai acuan.

Tiga Macam Persaudaraan dalam Islam

Ilustrasi Umat Muslim. Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Merujuk pada buku Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi karya Wahyuddin dkk., ukhuwah atau persaudaraan dalam Islam terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah Islamiyah adalah persaudaraan yang terjalin di antara sesama umat Islam. Setiap Muslim diajarkan untuk memandang Muslim lainnya sebagai saudara tanpa membedakan suku, bangsa, maupun latar belakang lainnya.

Contoh:

  • Muslim di Indonesia tetap menganggap Muslim dari negara lain sebagai saudara.

  • Saling membantu sesama umat Islam yang sedang mengalami kesulitan.

  • Menjaga persatuan dan tidak saling bermusuhan antar sesama Muslim.

2. Ukhuwah Wathaniyah

Umat Islam menunaikan shalat gerhana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Foto: Salma Talita/ ANTARA FOTO

Ukhuwah wathaniyah adalah persaudaraan yang didasarkan pada kesamaan tanah air atau kebangsaan. Dalam hal ini, setiap individu dipandang sebagai saudara sebangsa, meskipun ada perbedaan agama, suku, dan budaya.

Contoh:

  • Masyarakat Indonesia hidup rukun meski berbeda suku dan agama.

  • Saling menghormati perbedaan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Bersatu menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

3. Ukhuwah Insaniyah

Ukhuwah insaniyah merupakan persaudaraan yang mencakup seluruh umat manusia di dunia. Konsep ini bersifat universal karena tidak memandang agama, ras, suku, maupun kebangsaan.

Contoh:

  • Menolong sesama manusia tanpa melihat latar belakangnya.

  • Menghargai hak asasi setiap individu.

  • Menjaga sikap saling menghormati antar sesama manusia.

Dalam ukhuwah insaniyah, semua manusia dipandang sebagai saudara karena berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu Nabi Adam dan Siti Hawa.

4 Asas Ukhuwah dalam Islam

Umat muslim melaksanakan ssalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Al Markazul Islamic, Kota Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (21/3/2026). Foto: Rahmad/ANTARA FOTO

Untuk membangun persaudaraan yang kuat dan harmonis, diperlukan fondasi yang kokoh agar ukhuwah dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari buku Shalat: Hikmah Falsafah dan Urgensinya karya Abdul Aziz Salim Basyarahil, berikut empat asas yang menjadi landasan dalam membangun persaudaraan:

  1. Ta’aruf: Saling mengenal secara lebih mendalam, mulai dari latar belakang, pendidikan, budaya, hingga pandangan hidup, sehingga tercipta hubungan yang lebih dekat.

  2. Tafahum: Saling memahami, baik kelebihan maupun kekurangan masing-masing, sehingga hubungan menjadi lebih harmonis dan penuh empati.

  3. Ta’awun: Saling tolong-menolong dalam kebaikan. Asas ini dapat menumbuhkan kerja sama sesuai kemampuan dan peran masing-masing.

  4. Takaful: Saling memberi jaminan dan perlindungan antar sesama Muslim. Dengan begitu, tercipta rasa aman serta terhindar dari kekhawatiran dan kecemasan.

Baca Juga: 10 Soal PTS PAI Kelas 6 Semester 1 Kurikulum Merdeka untuk Latihan Soal

(ANB)