Ukuran Polybag yang Tepat untuk Menanam Buah-buahan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membudidayakan tanaman buah bisa dilakukan dalam pot atau hanya dengan menggunakan polybag. Dalam menanam bibit buah-buahan, ukuran polybag harus diperhatikan.
Polybag sendiri adalah salah satu media tanam yang umum digunakan sebagai tempat penanaman berbagai jenis tumbuhan. Polybag kini sangat mudah untuk didapatkan karena dijual di pasaran secara bebas.
Namun, penting untuk diketahui bahwa jenis polybag yang dijual di berbagai toko tanaman umumnya berbentuk segi empat dengan satu ukuran saja. Berikut ini ukuran polybag yang harus diketahui jika ingin menanam buah-buahan.
Ukuran Polybag untuk Menanam Buah-buahan
Mengutip buku Tehnik Pembibitan dan Perbanyakan Vegetatif Tanaman Buah karya Nugroho H. Prastowo, dkk., penggunaan media tanam yang tepat sangat berpengaruh pada kualitas pertumbuhan bibit buah-buahan. Maka, polybag menjadi pilihan yang tepat untuk penanaman bibit tanaman pilihanmu.
Komposisi media tanam untuk mengisi volume polybag adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1. Sebelum memasukkan pupuk kandang ke polybag, penting untuk melakukan sterilisasi terlebih dahulu agar terhindar dari penyakit.
Ukuran polybag yang banyak digunakan untuk pembibitan buah-buahan adalah 15 x 20 cm dengan perhitungan diameter x tinggi. Ukuran tersebut dipilih karena mempertimbangkan batang bawah tanaman yang dapat disambung atau diokulasi sekitar 3-4 bulan setelah penanaman biji.
Baca Juga: Cara Menanam Bibit Anggur Agar Hasilnya Melimpah
Setelahnya, bibit tanaman dapat dipindahkan ke polybag dengan ukuran 30 x 40 cm. Pemindahan ini penting dilakukan karena polybag sebelumnya sudah tidak memadai untuk pertumbuhan akar tanaman.
Penting untuk diketahui bahwa penyempitan ruang pertumbuhan akar dapat menyebabkan kesuburan bibit menurun. Bahkan, setelah beberapa lama, pertumbuhan bibit akan berhenti dengan sendirinya karena akar tidak dapat berkembang.
Cara Mengganti Polybag
Selain ukuran, penggantian polybag harus diperhatikan dengan cara menyobek polybag lama menggunakan silet. Sebaiknya, polybag disiram air terlebih dahulu agar media tanam semakin padat dan menyatu.
Hati-hati, saat perpindahan, media tanam bisa pecah dan berhamburan. Setelah itu, baru polybag baru diisi media tanam sampai seperempat volume polybag. Kemudian, bibit dimasukkan ke dalam polybag yang baru.
Bibit harus diatur letaknya di polybag yang baru sebelum memasukkan media tanam yang akan menutupi bibit. Setelah media tanam masuk, polybag disiram sampai cukup basah agar media tanam memadat dan kedudukan bibit menjadi kuat.
Baca Juga: 7 Tanaman Hias Media Air yang Bisa Hidup di Dalam Botol
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu polybag?

Apa itu polybag?
Polybag adalah salah satu media tanam yang umum digunakan sebagai tempat penanaman berbagai jenis tumbuhan.
Kapan waktu yang tepat untuk mengganti polybag?

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti polybag?
Waktu yang tepat untuk mengganti polybag adalah 3-4 bulan setelah penanaman bibit.
Kenapa polybag harus diganti?

Kenapa polybag harus diganti?
Polybag harus diganti karena tanaman butuh ruang lebih besar untuk pertumbuhan akar.
