Ulumul Quran: Pengertian dan Pokok Bahasan Ilmunya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara etimologis, Ulumul Quran berasal dari bahasa Arab, “ulum” dan “Alquran” yang jika digabungan memiliki arti ilmu-ilmu yang mempelajari Alquran. Ilmu ini telah dikembangkan pada masa Utsman bin Affan, tepatnya setelah penyusunan mushaf Alquran dirampungkan.
Pembagian bidang kajian ulumul quran sangat luas. Abu Syahbah dalam kitab Al-Madkhal li Dirasat Alquran al-Karim menjelaskan pembahasannya dimulai dari sebab dan proses penurunan, urutan penulisan, pengkodifikasian, cara membaca huruf dan kalimat, penafsiran, kemukjizatan serta berbagai pembahasan lainnya (Syahbah, 1992: 25).
Dari penjelasan Abu Syahbah tersebut, ulumul quran kemudian dibagi menjadi enam pokok bahasan. Apa saja?
Pokok Bahasan Ulumul Quran
Mengutip buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Alquran oleh Hasbi Ash-Shiddiqy (1994: 100), ada enam pokok bahasan ulumul quran yang telah disepakati oleh para ulama, yaitu:
Proses turunnya Alquran (Nuzulul Quran)
Bahasannya berupa waktu dan tempat turunnya suatu ayat, penyebab, dan sejarah lengkapnya.
Pembahasan terkait sanad (rangkaian periwayat)
Bahasannya berupa jenis-jenis riwayat (riwayat mutawatir, riwayat ahad, riwayat syadz), macam qira’at nabi, penjelasan mengenai para perawi dan penghafal Alquran, serta proses penyebaran riwayat (tahammul).
Pembahasan soal qira’at (cara membaca Alquran)
Topik ini menyangkut beberapa hal, di antaranya cara berhenti (waqaf), cara memulai bacaan (ibtida’), macam bacaan yang harus dipanjangkan (mad), cara membaca huruf, dll.
Pembahasan terkait kata-kata dalam Alquran
Topik yang dibahas antara lain mengenai kata-kata asing dalam Alquran (gharib), kata-kata yang berubah harakat akhirnya (mu’rab), kata-kata yang memiliki makna serupa (homonim), padanan kata-kata dalam ayat (sinonim), isti’arah, dan penyerupaan (tasybih).
Pembahasan mengenai makna-makna dalam Alquran
Makna yang dimaksud tidak secara harfiah, namun ada pembahasan makna lain, misalnya makna umum (‘am), makna lahir, makna global (mujmal), makna konteks pembicaraan (manthuq), makna yang tidak melahirkan keraguan (muhkam), dan makna yang terdapat kesamaran di dalamnya (mutasyabih).
Pembahasan terkait makna kata dalam Alquran
Ada bahasan ulumul quran yang membahas makna di balik kata-kata dalam Alquran. Diantara topik bahasan ini adalah fashl, washl, uraian singkat (i’jaz), uraian panjang (ithnab), dan uraian seimbang.
(MSD)
