Unsur Intrinsik Novel yang Harus Diketahui oleh Pengarang Cerita

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Novel merupakan karya sastra fiksi yang berbentuk prosa. Tujuannya untuk menceritakan permasalahan seorang atau banyak tokoh. Cerita tersebut dihasilkan oleh imajinasi penulis yang bisa mencakup berbagai genre, dari romansa, aksi, drama, hingga horor.
Dalam buku Kajian Strukturalisme Genetik dalam Novel Bertemakan Religiositas oleh Dadi Waras Suhardjono, secara garis besar, novel adalah suatu narasi yang mencerminkan realita dan pengalaman pengarangnya. Melalui kisah itu, pembaca bisa mendapatkan nilai-nilai otentik yang nantinya bisa dijadikan pelajaran untuk kehidupan sehari-hari mereka.
Hasil dari renungan seorang pengarang kemudian menjadi unsur-unsur intrinsik hingga terciptanya sebuah novel. Apa saja unsur Intrinsik novel? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut.
Unsur Intrinsik Novel
Mengutip dari buku Bahasa Indonesia 2 SMA oleh Sri Sutarni dan Drs. Sukardi, unsur intrinsik novel adalah sebagai berikut:
Tema
Tema merupakan gagasan ide yang menjadi fondasi sebuah cerita. Gagasan ide tersebut sifatnya umum sekaligus mengandung pesan atau amanat pengarang untuk pembaca. Intinya, tema adalah representasi pandangan hidup pengarang yang disampaikan secara tersirat.
Plot
Hidup atau matinya sebuah novel ditentukan oleh plot. Segala peristiwa yang terjadi dalam novel harus diolah agar mewujudkan hal-hal yang indah dan tak terduga. Selain itu, pengarang juga harus memastikan bahwa plot yang disajikan membuat cerita lebih logis dan jelas, untuk memastikan pembaca bisa mengikuti alurnya.
Tokoh
Tokoh digunakan sebagai alat untuk memainkan cerita serta menyampaikan plot, ide, tema dan motif. Deskripsi tokoh bisa menentukan bagus atau tidaknya sebuah cerita.
Latar
Latar menunjukan tempat, waktu, dan suasana dalam suatu kisah. Tidak akan ada cerita yang bisa dibangun jika tidak ada unsur latar.
Gambaran bagaimana pengarang melihat dunia bisa dilihat dari latar yang dibuatnya. Oleh karena itu, latar yang bagus akan membuat pembaca lebih mendalami novel yang dibaca.
Sudut Pandang
Sudut pandang akan membantu penulis dalam menceritakan kisahnya. Penerapan sudut pandang bisa dilihat dari bagaimana penulis menggunakan kata ganti. Bisa kata ganti orang pertama atau orang ketiga.
Unsur Ekstrinsik Novel
Selain intrinsik, dalam sebuah novel juga mengandung unsur ekstrinsik. Unsur ekstrinsik novel adalah faktor eksternal yang mempengaruhi pembuatan cerita novel. Unsur ini tidak termasuk dalam cerita tapi sangat mempengaruhi unsur intrinsik dalam cerita.
Contohnya, latar belakang dan kondisi psikologis pengarang dapat mempengaruhi konflik yang terjadi di dalam novel. Mungkin ada peristiwa yang berdampak dalam kehidupan pengarang sehingga tercermin dalam karyanya.
Kondisi tempat tinggalnya juga bisa mempengaruhi karya yang dihasilkan. Baik itu dari segi ekonomi, politik, budaya, maupun pendidikan. Faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi tema, latar, dan amanat yang terdapat dalam cerita.
(ADB)
