Konten dari Pengguna

Urutan Dzikir Setelah Shalat Fardhu untuk Diamalkan Umat Muslim Sehari-hari

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tasbih, Sumber: Flickr
zoom-in-whitePerbesar
Tasbih, Sumber: Flickr

Umat Muslim diwajibkan membaca dzikir setelah sholat fardhu dengan tujuan untuk mengingat Allah SWT. Kata dzikir sendiri memiliki arti menyebut, mengingat atau berdoa. Dalam buku 17 Jalan Menggapai Mahkota Sufi oleh Muhammad Sholikin, dijelaskan bahwa seseorang yang rajin berdzikir biasa disebut dzakir.

Mengutip buku Hisnul Muslim: Kitab Shahih Doa dan Dzikir oleh Sa’id Ali bin Wahf Al-Qahtani, dijelaskan bahwa ada tiga jenis dzikir. Pertama, dzikir yang memuji nama dan sifat Allah. Kedua, dzikir yang mengingat larangan dan hukum Allah. Dan yang ketiga adalah mengingat kebaikan yang telah diberikan oleh Allah.

Allah SWT akan menerima semua amalan baik yang telah dilakukan hamba-Nya. Allah juga akan membekali orang yang rajin berdzikir untuk dunia akhirat nanti. Shalat fardhu dan dzikir adalah kombinasi untuk menyempurnakan ibadah.

Itu sebabnya, umat Islam dianjurkan berdzikir setelah menunaikan shalat fardhu. Amalan tersebut akan memiliki dampak yang sangat positif dalam kehidupan.

Lalu, bagaimana urutan dzikir yang benar setelah shalat?

Sholat, Sumber: Flickr

Urutan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Berdzikir tidak boleh dilakukan sembarangan, ada aturan dan urutan bacaan yang harus diikuti setelah shalat fardhu. Dalam buku Dzikir Pagi dan Petang oleh Ustad Fadli Ramadhan, dijelaskan bahwa urutan dzikir adalah sebagai berikut:

  1. Istighfar yakni membaca 'Astagfirullahaladzim' sebanyak tiga kali.

  2. Dilanjut dengan membaca Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir. Allahumma laa maani’a lima a’thaita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

  3. Lalu tasbih 33 kali membaca 'Subhanallah'

  4. Tahmid 33 kali membaca 'Alhamdulilah'

  5. Takbir 33 kali membaca 'Allahu Akbar'

  6. Membaca 'Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku walalhul hamdu wahuwa ‘ala kulli syai-in qodiir.'

  7. Membaca ayat kursi: 'Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm,"

  8. Membaca Al Ikhlas, Al Falaq, dan An-Nas

  9. Lalu membaca: Allahuakbar kabiiro walhamdulillahi katziro wasubhanallahibukrotawwa ashila. Laa ilaha illallahu wahdahu la syarikalah. Lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa 'ala kulli syai'ing qadir. Wala haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil'adzim. Afdhalu dzikri fa'lam annahu Laa ilaa ha illallah.Shallallahu'ala muhammadLaa ilaha illallahu muhammadurrasulullahi shallallahu 'alaihi wasallam.

  10. Diakhiri dengan doa sesuai keinginan masing-masing

(ADB)