Konten dari Pengguna

Urutan Rukun Iman yang Benar Beserta Maknanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Urutan rukun Iman yang benar beserta maknanya. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Urutan rukun Iman yang benar beserta maknanya. Foto: Shutterstock

Rukun Iman dan rukun Islam merupakan pondasi dasar untuk pembuktian tingkat keislaman seseorang. Rukun Islam terdiri dari 5 perkara, yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat, melaksanakan sholat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat fitrah, dan melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu.

Di dalam Surat Al-Hujurat Ayat 14, dikisahkan terdapat orang-orang Arab Badui yang mengaku telah beriman. Namun, Rasulullah SAW diperintahkan untuk mengatakan bahwa mereka belum beriman, melainkan baru ber-Islam. Sebab, iman belum masuk ke dalam hati mereka.

“Orang-orang Arab Badui itu berkata: “Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS al-Hujurât, 49: 14).

Maka, berdasarkan ayat Al-Quran tersebut, rukun Islam dan rukun Iman memiliki kedudukan yang sama, yakni sebagai pilar dalam agama Islam. Jika rukun Islam memiliki 5 perkara, terdapat 6 hal yang harus diimani setiap muslim. Berikut penjelasan lengkapnya:

Rukun Iman

Secara bahasa, Iman menurut bahasa Arab artinya percaya. Sementara itu, para ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan iman adalah membenarkan dengan hati, kemudian diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan).

Dengan mempercayai dan mengamalkan rukun Iman, seseorang akan memiliki keimanan yang kuat. Sebaliknya, jika seseorang mengabaikannya, maka hatinya akan mudah terguncang oleh kegelisahan. Terdapat 6 rukun Iman, yaitu:

  1. Iman Kepada Allah

Seorang muslim harus percaya bahwa Allah SWT adalah penguasa alam semesta yang tidak ada duanya. Kita juga harus meyakini sifat-sifat Allah yang tercantum dalam Al-Qur’an (Asmaul Husna), dan hanya kepada Allah-lah kita memohon perlindungan.

  1. Iman Kepada Malaikat

Meyakini bahwa Allah SWT mengutus para malaikat untuk menjalankan perintah-Nya dan bertugas untuk mengawasi perbuatan baik dan buruk manusia.

  1. Iman kepada Kitab-kitab Allah

Ilustrasi Al Quran Foto: pexels

Meyakini bahwa seluruh kitab yang diturunkan kepada para rasul datangnya dari Allah SWT. Dalam Islam, terdapat empat kitab suci yang wajib diimani, yaitu Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa, kitab Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud, kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, dan Al-Quran yang diturunkan oleh Nabi Muhammad SAW.

  1. Iman Kepada Nabi dan Rasul

Iman kepada nabi dan rasul adalah mengimani bahwa Allah mengutus mereka sebagai rahmat. Selain itu, kita juga harus mengikuti suri tauladan yang dicontohkan Nabi dan Rasul.

  1. Iman kepada hari kiamat

Umat muslim wajib percaya bahwa akhir dari kehidupan bukanlah kematian, melainkan kiamat, hari di mana seluruh alam semesta dimusnahkan.

Iman kepada hari akhir termasuk juga meyakini tanda-tanda hari kiamat dan mengimani seluruh proses menuju akhirat.

Ilustrasi Kiamat Foto: Pixabay
  1. Iman kepada Qada dan Qadar

Meyakini bahwa semua yang terjadi, baik maupun buruk, merupakan kehendak dari Allah SWT. Agama Islam mengenal adanya takdir qadha dan qadar.

Qadha berarti ketetapan. Sebelum manusia lahir dan sebelum dunia tercipta, Allah telah menciptakan ketetapan tentang hidup, kebaikan, keburukan, dan kematian. Sementara itu, qadar berarti ketentuan atau kepastian Allah yang mengatur segala yang akan terjadi, sedang terjadi, dan telah terjadi.

(ERA)