News
·
23 Maret 2021 11:39

Urutan Rukun Wudhu Sebagai Syarat Sah Shalat

Konten ini diproduksi oleh Berita Hari Ini
Urutan Rukun Wudhu Sebagai Syarat Sah Shalat (299062)
Ilustrasi berwudhu Foto: Pixabay
Berwudhu merupakan bagian penting yang harus dilakukan umat Muslim sebelum melaksanakan shalat. Hukumnya adalah wajib untuk menyucikan diri dari hadas kecil.
ADVERTISEMENT
Perintah mengenai hukum wajib wudhu ketika sebelum shalat dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Umar. Rasulullah SAW bersabda, “Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci dan tidak pula sedekah dari hasil menipu.”
Dalam buku Fiqih Wudhu Versi Madzhab Syafiiy oleh Sutomo Abu Nashr, Lc, rukun wudhu adalah sesuatu wajib. Sah atau tidaknya, bergantung pada terpenuhi atau tidaknya rukun wudhu.
Dalam buku Mukjizat Berwudhu oleh Drs. Oan Hasanuddin, MA., berdasarkan Alquran dan para ulama rukun wudhu terbagi ke dalam 6 langkah. Berikut langkah-langkah dalam rukun wudhu yang wajib dipahami umat Islam.

Rukun Wudhu

1. Niat
Niat wudhu adalah suatu ketetapan hati untuk melakukan wudhu sebagai pelaksanaan dari perintah Allah SWT. Segala bentuk amalan harus didasari dengan niat.
ADVERTISEMENT
“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari)
Berikut bacaan niat wudhu.
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَصْغَرِ فَرْضًا للَِّهِ تَعَالَى
Nawaitul Wudhu’A Lirof’Il Hadatsil Ashghori Fardhol Lillaahi Ta’Aala
Artinya : “Saya niat wudhu untuk mengangkat hadats kecil fardhu karena Allah Ta’aala.”
2. Membasuh Wajah (Ghaslu Al-Wajhi)
Dalam buku Mukjizat Berwudhu, batas membasuh wajah adalah mulai dari atas kening sampai bawah dagu. Apabila memiliki jenggot maka dianjurkan membasuh sampai air mengenai kulitnya.
Anjuran ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas ra. “Kedapatan Nabi Muhammad SAW apabila berwudhu mengambil seciduk air dengan telapak tangannya, kemudian beliau memasukkannya di bawah rahang, lalu beliau menyela-nyela jenggotnya dan beliau bersabda:’Seperti inilah Rabb ‘Azza wa Jalla memerintahkanku’.”
ADVERTISEMENT
3. Membasuh Kedua Tangan sampai Siku
Batasan membasuh kedua tangan mulai dari ujung jari sampai siku. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya, “Dan membasuh kedua tangan sampai siku”.
4. Mengusap Rambut hingga Telinga
Dalam syariat Islam, mengusap rambut hingga telinga dikenal dengan menyapu kepala. Menyapu (almashu) adalah melewatkan tangan yang basah di atas anggota tubuh.
Sedangkan yang dimaksud kepala adalah suatu tempat yang biasa ditumbuhi rambut yang letaknya dari atas kening sampai ke belakang tengkuk. Menyapu kepala dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya, “Dan sapulah kepalamu.”
5. Membasuh Kedua Kaki sampai Mata Kaki
Membasuh kedua kaki sampai mata kaki merupakan bagian rukun wudhu yang harus diketahui umat Muslim. Sebagaimana dalam firman Allah pada Surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya, “Dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki."
ADVERTISEMENT
Sedangkan berdasarkan jumhur ulama, membasuh kaki beserta mata kaki dalam wudhu harus dilakukan secara merata. Hal ini dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim yang isinya, “Celaka dan diancam neraka tumit-tumit (yang tidak dibasuh).”
6. Tertib Menerus (Muwaalat)
Ulama Makilah dan Hanabilah dalam buku Mukjizat Berwudhu, menjelaskan bahwa muwaalat hukumnya adalah wajib. Dikarenakan Rasulullah SAW senantiasa muwaalat dalam wudhu dan bagi yang tidak muwaalat konsekuensinya adalah mengulang wudhunya.
(PDN)