Vox Populi Vox Dei Artinya Apa? Ini Pengertian dan Fungsinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini, istilah“Vox Populi, Vox Dei” ramai jadi perbincangan masyarakat di media sosial. Ungkapan berbahasa Latin ini ternyata erat kaitannya dengan prinsip demokrasi yang dianut dalam sistem pemerintahan berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dalam penerapannya, prinsip ini menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam pemerintahan. Lalu, sebenarnya apa arti dari “Vox Populi, Vox Dei”? Agar lebih memahaminya, yuk simak pengertian beserta fungsinya lewat artikel berikut ini.
Pengertian Vox Populi Vox Dei
Menyadur Kamus Adagium Hukum, Dilengkapi dengan Asas, Prinsip dan Istilah-Istilah Hukum (2024), “Vox Populi, Vox Dei” berarti “suara rakyat, suara Tuhan”. Ungkapan ini menggambarkan keyakinan bahwa kehendak mayoritas rakyat memiliki kekuatan moral yang besar dan dianggap mencerminkan kehendak ilahi.
Ungkapan “Vox Populi, Vox Dei” sejatinya sudah dikenal sejak masa kuno dan tercatat dalam berbagai tulisan Abad Pertengahan. Salah satu jejaknya ditemukan dalam karya Alcuin, pemikir Kristen abad ke-8, yang justru menggunakan ungkapan ini sebagai peringatan bahwa suara rakyat tidak selalu mencerminkan kebijaksanaan ilahi.
Seiring waktu, gagasan mengenai besarnya otoritas suara mayoritas berkembang di kalangan pemikir politik dan teolog di Eropa. Pada periode Abad Pertengahan hingga Renaisans, ungkapan ini kerap muncul dalam tulisan politik dan teologis, terutama dalam perdebatan legitimasi kekuasaan serta peran masyarakat dalam pemerintahan.
Maknanya pun berkembang, dari peringatan terhadap anggapan bahwa suara rakyat selalu benar menjadi penekanan pada pentingnya aspirasi rakyat dalam pengambilan keputusan politik, yang sejalan dengan berkembangnya konsep kedaulatan rakyat.
Fungsi dan Kegunaan Vox Populi Vox Dei
“Vox Populi, Vox Dei” memiliki sejumlah fungsi dalam konteks sosial, politik, dan budaya. Berikut beberapa fungsinya yang disadur dari jurnal berjudul Vox Populi Vox Dei: “Suara Rakyat adalah Suara Tuhan” karya Utari Nur Sofi.
1. Legitimasi Politik
“Vox Populi, Vox Dei” berfungsi memberikan legitimasi terhadap keputusan politik berdasarkan kehendak rakyat. Dalam sistem demokrasi, dukungan mayoritas kerap dijadikan dasar untuk membenarkan kebijakan pemerintah atau hasil pemilihan umum.
2. Pengingat bagi Pemimpin
Ungkapan ini mengingatkan pemimpin untuk menghormati kehendak rakyat karena kekuasaan politik berasal dari rakyat dan harus digunakan demi kepentingan umum. Prinsip ini juga menjadi kritik terhadap penguasa otoriter yang mengabaikan aspirasi masyarakat.
3. Kritik terhadap Mayoritarianisme
“Vox Populi, Vox Dei” juga dapat digunakan untuk mengkritik mayoritarianisme yang menganggap keputusan mayoritas selalu benar tanpa mempertimbangkan keadilan dan dampaknya.
4. Menghormati Pendapat Mayoritas
Dalam pengambilan keputusan di lingkungan kerja, komunitas, atau keluarga, ungkapan ini menekankan pentingnya menghormati suara mayoritas. Penerapannya bisa dilihat saat menentukan tujuan liburan keluarga atau mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pemilihan.
5. Sebagai Pengingat Etis
Ungkapan ini mengingatkan pentingnya mengutamakan kepentingan umum dan kesejahteraan bersama dalam setiap tindakan. Prinsip ini dapat diterapkan oleh pemimpin komunitas agar keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi.
6. Mengajarkan Nilai Demokrasi
Lewat pendidikan formal maupun informal, “Vox Populi, Vox Dei” bisa digunakan untuk mengenalkan nilai demokrasi, pentingnya suara individu, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan bersama.
Baca juga: Prabowo Sebut Demokrasi Semakin Urgent, Singgung Demo di Prancis-Italia
(RK)
