Waspada Akun WhatsApp Dibajak, Ini Ciri dan Langkah Pemulihannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akun WhatsApp yang dibajak rentan disalahgunakan pelaku untuk menyamar sebagai pemilik akun, baik lewat obrolan pribadi maupun grup. Celah ini bisa dimanfaatkan untuk aksi penipuan, merugikan kontak-kontak yang tersimpan, hingga menyalahgunakan informasi pribadi sang pemilik akun.
Karena itu, penting bagi pengguna WhatsApp untuk mewaspadai tanda-tanda akunnya dibajak, misalnya pesan yang tiba-tiba sudah terbaca padahal belum dibuka sendiri. Sebagai langkah pencegahan, aktifkan juga fitur verifikasi dua langkah agar akun lebih aman.
Kenali Ciri Pembajakan seperti Pesan Terbaca Sendiri
Seringnya, pembajakan akun baru disadari pengguna setelah muncul kejanggalan pada aktivitas WhatsApp. Berikut sejumlah tanda yang perlu diwaspadai:
Pesan Terbaca Sendiri: Pesan masuk berstatus sudah dibaca tanpa pernah dibuka oleh pemilik akun.
Pesan Keluar yang Asing: Riwayat obrolan memuat pesan yang tidak pernah ditulis oleh pemilik akun.
Logout Mendadak: Aplikasi tiba-tiba meminta login ulang tanpa sebab yang jelas.
Kode 6 Digit Tanpa Permintaan: SMS atau panggilan berisi kode verifikasi masuk tanpa proses pendaftaran dari pemilik akun.
Perangkat Tertaut Asing: Daftar perangkat tertaut memuat perangkat yang tidak dikenali.
Laporan dari Kontak: Teman atau keluarga menerima pesan mencurigakan, seperti permintaan uang atau kode verifikasi.
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah dan Lakukan Langkah Pemulihan
Verifikasi dua langkah adalah fitur tambahan yang bisa diaktifkan untuk memperkuat keamanan akun lewat dua tahap autentikasi. Pengguna bisa memanfaatkan nomor telepon, kata sandi, atau alamat email sebagai lapisan keamanan ekstra.
Agar proses login lebih praktis, perangkat yang sering digunakan juga bisa ditandai sebagai perangkat tepercaya. Selain itu, tersedia pula metode passkey yang memungkinkan akses akun terhubung langsung dengan sistem keamanan perangkat, seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau layar kunci.
Sayangnya, fitur ini tidak otomatis mengembalikan akun yang sudah dibajak. Jika ingin merebut kembali akses dan memutus kendali pelaku, pengguna tetap harus mendaftar ulang menggunakan kode verifikasi enam digit.
Cara Memulihkan Akun yang Disusupi
Merujuk laman Pusat Bantuan WhatsApp, berikut langkah-langkah untuk memulihkan akun yang terlanjur disusupi:
Klik Login kembali, lalu pilih Lanjut.
Masukkan nomor telepon dengan kode negara, kemudian klik Lanjut dan Oke.
Masukkan kode verifikasi enam digit yang diterima melalui SMS atau panggilan telepon.
Masukkan PIN verifikasi dua langkah bila diminta. Jika lupa PIN, ikuti petunjuk pemulihan yang tersedia. Dalam kondisi tertentu, pengguna harus menunggu tujuh hari sebelum bisa mencoba kembali.
Jangan membagikan kode pendaftaran kepada siapa pun, termasuk teman atau keluarga. Setelah nomor berhasil diverifikasi, akun WhatsApp akan keluar dari perangkat lain yang sedang menggunakannya. Beri tahu juga kontak terdekat bahwa akun sempat disusupi agar mereka tidak tertipu oleh pesan dari pelaku.
(FHK)
Baca juga: Cara Menghapus Kontak yang Sudah Diblokir di WA Tanpa Ribet
