Konten Media Partner

Jalan Lingkar Selatan Sampit, DPRD: Gubernur Tahu Persis Masalah Daerah

Berita Sampit

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengerjaan Jalan Mulai Dikerjakan jalan lingkar selatan Sampit.
zoom-in-whitePerbesar
Pengerjaan Jalan Mulai Dikerjakan jalan lingkar selatan Sampit.

PALANGKA RAYA — Pengerjaan pembangunan Jalan Lingkar Selatan di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, resmi dimulai. Saat ini, proses konstruksi telah mencapai tahap pengecoran menggunakan beton bertulang (rigid) di beberapa bagian jalan yang rusak.

Peningkatan infrastruktur tersebut mendapatkan tanggapan positif dari anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid. Ia menilai langkah ini menunjukkan keseriusan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dalam menangani kebutuhan infrastruktur di daerah strategis.

“Kami sangat menghargai kepedulian Pak Gubernur yang memberikan perhatian terhadap ruas jalan penting yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Abdul Hafid saat diwawancarai pada Minggu, 17 Mei 2025.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, keberadaan jalan lingkar selatan merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sehingga memerlukan perhatian khusus dari pemerintah.

Abdul Hafid menilai perbaikan jalan ini merupakan bentuk realisasi dari janji gubernur yang telah disampaikan sebelumnya kepada masyarakat Kotim.

Ruas jalan lingkar selatan sendiri berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, keterlibatan pemprov dalam menangani ruas ini dinilai tepat dan sesuai tanggung jawab.

Selain mengapresiasi langkah gubernur, Abdul Hafid juga mengajak masyarakat turut mengawasi pelaksanaan pembangunan agar hasilnya benar-benar berkualitas dan memberi dampak positif.

Ia mengatakan, pengawasan publik sangat penting untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan, serta mencegah adanya penyimpangan di lapangan.

“Partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses pembangunan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting agar hasilnya bisa dirasakan secara maksimal,” ujarnya.

Selain masyarakat, Abdul Hafid juga mendorong pemerintah kabupaten untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi akan mempercepat realisasi pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Koordinasi yang baik antara kabupaten dan provinsi harus terus ditingkatkan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan atau keterlambatan dalam penanganan infrastruktur,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya di Komisi IV DPRD Kalteng akan terus mengawal progres pembangunan jalan tersebut agar berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan bahwa pengawasan legislatif menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan tidak berhenti di tengah jalan.

“Progres jalan lingkar selatan ini akan terus kita pantau. Kita pastikan pengerjaannya berjalan optimal dan tidak mengabaikan kualitas,” ujar Hafid.

Ia pun kembali mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki posisi strategis.

“Pak Gubernur sangat memahami kondisi daerah, termasuk pentingnya infrastruktur jalan lingkar selatan ini. Kita patut berterima kasih atas perhatian dan komitmennya,” tutup Hafid.

(Maulana Kawit)