Konten Media Partner

PH Jepang Serukan Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha di Kalteng

Berita Sampit

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poltak Silitonga saat menghadiri Rakor Pemprov Kalteng dan Perusahaan Tambang. (Ist)
zoom-in-whitePerbesar
Poltak Silitonga saat menghadiri Rakor Pemprov Kalteng dan Perusahaan Tambang. (Ist)

PALANGKA RAYA — Direktur PT Tatanan Indah Fajar Cemerlang dan PT Irvan Prima Pratama, Poltak Silitonga atau yang akrab disapa PH Jepang, menyerukan agar pemerintah daerah memberikan kemudahan perizinan usaha bagi perusahaan tambang yang beroperasi di Kalimantan Tengah. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Gubernur Kalimantan Tengah, para bupati/wali kota, dan para direktur perusahaan tambang, Selasa (21/10), yang membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kesempatan itu, PH Jepang menegaskan bahwa para pengusaha tambang ingin menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah, bukan sekadar pencari keuntungan. “Kami para pengusaha ingin menjadi berkat bagi banyak orang, bukan beban. Kami taat pada aturan, tetapi sering kali kesulitan muncul pada proses perizinan yang terlalu panjang dan berbelit,” ujarnya lugas.

Menurutnya, hambatan administratif dalam proses perizinan sering mengganggu kelancaran operasional tambang. Dampaknya bukan hanya pada perusahaan, tetapi juga pada pendapatan daerah. “Kalau izin sulit, produksi terganggu. Kalau produksi terganggu, otomatis pajak dan retribusi daerah ikut menurun,” tegasnya.

PH Jepang menilai, bila pemerintah benar-benar ingin memperkuat PAD dari sektor swasta, maka langkah nyata dalam mempermudah izin usaha dan dokumen operasional menjadi kunci utama. Dengan sistem yang efisien dan transparan, dunia usaha akan bergerak lebih cepat, tenaga kerja lokal terserap lebih banyak, dan penerimaan daerah meningkat signifikan.

“Pemerintah ingin PAD naik, kami pun ingin usaha berjalan baik. Maka sinergi dan kepercayaan harus dibangun. Bila izin dipermudah, semua pihak akan diuntungkan,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perusahaan yang sehat tidak hanya memberi keuntungan bagi pemiliknya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di sekitar wilayah tambang. Kebijakan yang berpihak pada kemudahan berusaha, kata dia, akan memberikan efek domino positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menutup pernyataannya, PH Jepang menyampaikan pesan optimistis penuh semangat. “Marilah kita bekerja sama untuk kemajuan Kalimantan Tengah. Tetap semangat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin,” ujarnya sambil tersenyum.