Rapat Harian PB HMI Tetapkan Pengesahan Pemenuhan Cabang Pangkalan Bun
·waktu baca 2 menit

JAKARTA - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) secara resmi mengesahkan Pemenuhan Cabang Pangkalan Bun dalam Rapat Harian PB HMI yang diselenggarakan pada Jumat, 23 Januari 2026 bertempat di Sekretariat Pengurus Harian HMI, Jakarta.
Pengesahan ini menjadi langkah strategis PB HMI dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta memperluas peran HMI di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat. Pemenuhan Cabang Pangkalan Bun dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan organisatoris sesuai dengan konstitusi HMI.
Rapat Harian PB HMI menegaskan bahwa kehadiran Cabang Pangkalan Bun diharapkan mampu menjadi motor penggerak kaderisasi, intelektualisme, serta kontribusi nyata HMI bagi pembangunan daerah dan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Ghina Muslimah, Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PB HMI, yang juga merupakan kader representatif Kalimantan Tengah di struktural PB HMI, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas pengesahan ini.
”Pengesahan Pemenuhan Cabang Pangkalan Bun adalah momentum penting bagi kader-kader HMI di Kalimantan Tengah untuk semakin aktif mengambil peran strategis. Ini bukan hanya soal struktur organisasi, tetapi tentang menghadirkan HMI sebagai kekuatan intelektual dan sosial yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” jelas Nur Ghina Muslimah.
Ia menambahkan bahwa Cabang Pangkalan Bun memiliki potensi besar untuk menjadi pusat lahirnya kader-kader unggul yang berkontribusi di tingkat regional maupun nasional.
”Sebagai kader dari Kalimantan Tengah di PB HMI, saya berharap Cabang Pangkalan Bun dapat menjadi contoh cabang yang progresif, adaptif, dan berorientasi pada solusi bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Dengan pengesahan ini, PB HMI mendorong seluruh elemen HMI di Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat sinergi, menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan, serta mengoptimalkan peran organisasi dalam mencetak insan cita yang berintegritas dan berdaya saing.
