Konten Media Partner

Resmi Dilantik, DPC PTI Sukamara Siap Jawab Tantangan Krisis Regenerasi Petani

Berita Sampit

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPC PTI Sukamara, Andriyannur (kiri) dan Sekretaris Faili Surahman (kanan) bersama Ketua DPD PTI Kalteng, Dede Agustiar Sabran (tengah). (Dok. Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPC PTI Sukamara, Andriyannur (kiri) dan Sekretaris Faili Surahman (kanan) bersama Ketua DPD PTI Kalteng, Dede Agustiar Sabran (tengah). (Dok. Pribadi)

PALANGKA RAYA - Penguatan ketahanan pangan daerah mendapatkan energi baru dengan dilantiknya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Sukamara. Pelantikan yang berlangsung di Aula Jayang Tingang ini menandai komitmen generasi muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan sektor pertanian berkelanjutan.

Pelantikan dilakukan secara resmi oleh Sekretaris Jenderal PTI, R. S. Suroyo Jr, dan diwakili oleh Wakil Ketua DPC Andriyannur serta Sekretaris Faili Surahman. Ahmad Fachruddin, yang akrab disapa Bung Dude, kini memimpin DPC Sukamara dengan visi menjadikan pertanian sebagai profesi masa depan yang menarik bagi kaum muda.

“Pertanian bukan hanya soal produksi, tapi juga ketahanan pangan dan masa depan bangsa. Kami ingin anak-anak muda melihat sektor ini sebagai peluang, bukan beban,” ujar Fachruddin.

Ia menjelaskan bahwa program DPC Sukamara ke depan akan fokus pada pelatihan dan penerapan smart farming.

Kabupaten Sukamara memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan produktif mencapai lebih dari 18.000 hektare. Namun, sekitar 60 persen dari lahan tersebut masih belum dimanfaatkan secara optimal. Tantangan lainnya adalah krisis regenerasi petani, karena mayoritas petani di wilayah ini berusia di atas 45 tahun.

Sementar itu, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia, Raden Suroso Junior, menyatakan bahwa kehadiran PTI di Kalimantan Tengah termasuk Sukamara merupakan tonggak penting.

“Pemuda Tani merupakan bagian dari Himpunan Tani Indonesia (HTI) yang berdiri sejak 1986 di bawah naungan HKTI. Swasembada pangan adalah tujuan utama Presiden Prabowo Subianto,” kata Suroso.

Ia menyoroti keberadaan sekolah tani di Kalteng sebagai upaya mempercepat pertumbuhan sektor pertanian daerah. Suroso bahkan menyampaikan keinginannya untuk hadir dalam panen raya pertama yang dikelola Pemuda Tani Indonesia di Bumi Tambun Bungai.

“Lahan di Kalteng sangat luas. Saya yakin, Kalteng bisa memulai swasembada pangan nasional melalui peran generasi muda. Ini adalah amanat langsung Presiden Prabowo,” ujarnya. (And)