Konten dari Pengguna

10 Ajaran Kitab Suci tentang Kejujuran yang Sebaiknya Diketahui

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ajaran kitab suci tentang kejujuran. Sumber: Unsplash/David Beale
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ajaran kitab suci tentang kejujuran. Sumber: Unsplash/David Beale

Kejujuran adalah salah satu nilai kekristenan yang harus terus dihidupi dan ditanamkan sedari dini. Ada banyak ajaran kitab suci tentang kejujuran yang perlu diketahui oleh umat Kristen.

Sikap jujur adalah pondasi dari semua hubungan yang sehat, baik hubungan dengan sesama manusia atau dengan Tuhan. Orang yang memiliki sikap jujur akan lebih dapat dipercaya.

Ajaran Kitab Suci tentang Kejujuran

Ilustrasi ajaran kitab suci tentang kejujuran. Sumber: Unsplash/Rod Long

Kitab suci umat Kristen atau Alkitab adalah pedoman dalam menjalani jidup. Di dalamnya terdapat ajaran tentang bagaimana manusia harus bertingkah laku di sepanjang hidupnya. Salah satu yang ditekankan dalam Alkitab adalah sikap kejujuran.

Dalam buku Kejujuran Moral dan Hati Nurani, Jerry White, (halaman 35) disebutkan bahwa kejujuran adalah mandat alkitabiah. Kejujuran bukan hanya semata tidak berkata dusta, tetapi jauh lebih dari pada itu.

Kejujuran menurut Alkitab ialah melakukan sesuatu dengan sebuah motivasi yang benar dan tulus serta melakukan suatu perkara yang benar dan harus dilakukan.

Ajaran kitab suci tentang kejujuran tercantum dalam ayat-ayat berikut ini.

  1. Janganlah kamu mencuri, janganlah kamu berbohong dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya. (Imamat 19:11)

  2. Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan. (Mazmur 37:37)

  3. Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titahMu; segala jalan dusta aku benci. (Mazmur 119:13)

  4. Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya. (Amsal 11:3)

  5. Orang yang jujus dilepaskan oleh kebenaranNya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya. (Amsal 11:6)

  6. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak: Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Matius 5:37)

  7. Karena itulah, jauhilah dusta dan berkatalah benar, masing-masing dengan sesamanya, sebab kita adalah anggota satu sama lain. (Efesus 4:25)

  8. Allah adalah Roh, dan orang yang menyembah Dia harus menyembah dalam roh dan kebenaran. (Yohanes 4:24)

  9. Jangan berdusta satu sama lain, sebab kamu telah menanggalkan manusia yang lama beserta perbuatannya. (Kolose 3:9)

  10. Tidak ada yang tertutup, yang tidak menjadi terbuka, dan tidak ada yang tersembunyi, yang tidak menjadi diketahui. (Lukas 8:170

Baca juga: Pahami Arti Kerja menurut Ajaran Sosial Gereja

Ayat-ayat di atas merupakan sebagian kecil dari ajaran kitab suci tentang kejujuran. Kejujuran adalah karakter yang harus dimiliki oleh orang Kristen supaya bisa meneladani karakter Kristus. (SASH)