Konten dari Pengguna

10 Contoh Pantun Berbalas Pendidikan untuk Anak Sekolah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://unsplash.com/@bayusyaits - pantun berbalas pendidikan
zoom-in-whitePerbesar
https://unsplash.com/@bayusyaits - pantun berbalas pendidikan

Pantun berbalas pendidikan merupakan metode berbalas pantun di lingkup sekolah yang mengadaptasi dari tradisi berbalas pantun yang memang sudah lama dikenal di masyarakat Indonesia. Kegiatan berbalas pantun, termasuk pantun berbalas pendidikan, sering digunakan sebagai sarana hiburan. Pantun yang dilontarkan oleh satu pihak akan memancing pihak lain untuk membalasnya. Proses timbal balik tersebut membutuhkan tingkat kreativitas tinggi karena dilakukan dengan cepat. Ini disebabkan karena pembuatan pantun harus sesuai dengan tema dan pokok bahasan lawan bicara.

Contoh Pantun Berbalas Pendidikan

Melansir dari buku Mahir Menulis Pantun dan Puisi: Panduan bagi Pelajar, Eko Sugiarto(2014), pantun disebut sebagai bentuk sastra yang tidak pernah tergerus oleh waktu. Dibuat dan berkembang di tengah masyarakat, menjadikan pantun sebagai bagian dari budaya daerah. Salah satu bentuk penggunaan pantun sebagai bagian dari budaya adalah seni berbalas pantun. Tradisi saling melontarkan pantun berbalas yang lucu dan menghibur sangat digemari masyarakat. Berikut adalah sejumlah contoh pantun berbalas pendidikan untuk menambah perbendaharaan pantunmu.

1. Jalan-jalan ke Indragiri

Singgah sebentar di Kuantan Singingi

Wahai sahabat bijak berbudi

Buat apa pendidikan di negeri ini

Balasan:

Ke Indragiri Tuan memegang jala,

Jangan lupa memawa bekal

Pendidikan untuk anak bangsa,

Menuju pemuda yang berakal

2. Baju dicuci harus dibilas

Saat dijemur, diinjak unggas

Jadi murid tak boleh malas

Harus kerjakan semua tugas.

Balasan:

Daun ubi di atas talas

Mata ngantuk tertidur pulas

Aku murid tak suka malas

Nanti malu tak naik kelas.

https://unsplash.com/@isengrapher

3. Di Singapura kanda berlayar

Kisah legenda Melayu berdaulat

Kalau kita sudah membayar belaja

Apa pula yang kita dapat?

Balasan:

Di Singapura kanda berlayar

Ceritanya masyarakat dahulu

Kalau kita sudah belajar,

Banyaklah yang didapat ilmu

4. Tanah sawah harus diolah

Padi berbuah dipanen Jamilah

Ikut nasihat guru di sekolah

Jangan malas dan suka berkilah.

Balasan:

Buah tomat dimakan kangguru

Pisang raja dari Bengkulu

Ku slalu hormat kepada guru

Rajin belajar biar tak malu.

5. Muara Takus peninggalan sejarah

Tinggi nilainya tiada terkira

Wajib belajar itu siapa sajakah,

Tahukah Tuan apa jawabnya?

Balasan:

Muda remaja janganlah lengah,

Rajin belajar setiap masa

Wajib belajar jelaslah sudah

Orang pribadi dan badan jawabannya

6. Papan kayu buat selancar

Main ke laut sebelum fajar

Jangan dulu mikirin pacar

Lebih baik fokus belajar.

Balasan:

Tower besar jadi pemancar

Beli gitar harus diantar

Aku tak pernah mikirin pacar

Banyak belajar supaya pintar

7. Naik sepeda menginjak ular

Ular mati terlindas ban

Untuk guna giat belajar

Otak bodoh sudah bawaan

Balasan:

Bunga mawar dipetik sukar

Tertusuk duri jari berdarah

Selagi muda giat belajar

Karena nasib harus diubah

8. Tanah sawah harus diolah

Padi berbuah dipanen Jamilah

Ikut nasihat guru di sekolah

Jangan malas dan suka berkilah.

Balasan:

Buah tomat dimakan kangguru

Pisang raja dari Bengkulu

Ku slalu hormat kepada guru

Rajin belajar biar tak malu.

9. Ikan goreng enak dimakan

Minumnya ngambil dari kulkas

Nikmat nian kamu sedang makan

Sedang saya berkutat tugas

Balasan:

Jika lapar jangan dipaksa

Pergi keluar mencari makan

Saya ke kantin karena terpaksa

Perut lapar tak tertahankan

10. Jalan-jalan ke semanggi

Singgah sebentar membeli kuaci

Wahai sahabat bijak berbudi

Buat apa pendidikan di negeri ini

Balasan:

Ke Semanggi memegang jala

Jangan lupa membawa bekal pendidikan untuk anak bangsa

Menuju pemuda yang berakal

Contoh pantun berbalas pendidikan tadi merupakan kegiatan yang biasanya dilakukan minimal oleh dua orang. Antara bait pertama yang diucapkan pemberi pantun harus sesuai dengan jawab penerima pantun. Selain itu, pemilihan tema dalam membuat pantun untuk kegiatan seni ini menjadi faktor utama yang menentukan bagus tidaknya sebuah pantun. (DNR)