100 Arti Emoticon WA dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

WhatsApp masih menjadi aplikasi messenger terfavorit yang digunakan oleh netizen dari seluruh penjuru dunia. Selain deretan fitur fungsional, WhatsApp juga menyediakan emoticon dengan berbagai arti yang sangat menarik. Namun, saking kreatifnya, banyak pengguna yang kebingungan akan arti emoticon WA itu.
100 Arti Emoticon WA
Mengutip buku Chatting Tanpa Batas Menggunakan Whatsapp, Jubilee Enterprise, (2014:14), WhatsApp menyediakan lebih dari 100 emoticon menarik untuk dipakai saat mengirim pesan, termasuk emoticon wajah, barang, makanan, sampai rambu lalu lintas.
Jika kamu sering kebingungan saat menggunakan emoticon WhatsApp, maka simaklah arti dari 100 emoticon WA terfavorit berikut ini:
Senyum menyeringai bahagia: hanya ingin menyapa dan mengungkapkan kegembiraan tentang sesuatu.
Senyum dengan mulut terbuka dan mata oval: sedang di dalam suasana hati yang positif, menunjukkan tawa yang riang dan mengungkapkan antusiasme berupa kegembiraan tanpa batas.
Senyum dengan mulut terbuka dan mata tersenyum: tertawa keras, riang, dan sepenuh hati, bisa digunakan untuk menertawakan sesuatu atau sebagai tindakan sarkasme.
Menyeringai dengan mata tersenyum: penuh suka cita karena suatu peristiwa, senang dan gelisah, atau sedikit malu.
Senyum dengan mulut terbuka dan mata tertutup: ada suatu hal yang terlampau lucu, hingga membuat penggunanya tertawa terbahak-bahak.
Senyum berkeringat: situasi sulit berjalan dengan baik atau berhasil diatasi secara positif, misalnya janji yang penting.
Wajah dengan air mata kegembiraan: tertawa terbahak-bahak sampai mengeluarkan air mata.
Wajah tertawa berguling: versi emoji dari frasa ‘Rolling on Floor Laughing atau ROFL’, yang berarti ‘berguling-guling di lantai sambil tertawa’.
Tersenyum dengan air mata: tersenyum meski sedang kesakitan.
Wajah tersenyum penuh: terlalu puas, sampai tidak bisa berkata-kata.
Wajah tersenyum dengan mata tersenyum: tersenyum malu dan malu sebagai tanda kebahagiaan, kepuasan, dan rasa syukur.
Senyum dengan lingkaran di kepala: sering digunakan saat orang lain yang sedang diperbincangkan melakukan perbuatan baik, sehingga patut diteladani.
Sedikit tersenyum: puas dengan diri sendiri dan dunia.
Wajah terbalik: pesan ambigu yang bisa dijadikan sebagai tanggapan terhadap lelucon.
Wajah berkedip: menggoda atau memiliki motif tersembunyi.
Wajah lega: bersyukur karena sesuatu yang tidak menyenangkan telah berakhir tanpa menimbulkan kerugian.
Wajah tersenyum dengan mata cinta: mengungkapkan betapa besar cinta dan kasih sayang di pesan romantis tersebut.
Tersenyum dengan mata tersenyum dan tiga hati: sedang jatuh cinta.
Wajah dengan ciuman: mengirim ciuman penuh kasih sebagai ungkapan cinta kepada kekasih.
Wajah mencium dengan mata yang terbuka: mengirim ciuman kepada teman atau saudara, bukan kekasih.
Wajah mencium dengan mata tersenyum: ekspresi wajah santai ini mengungkapkan ‘peluk dan cium untukmu’ untuk sahabat.
Wajah mencium dengan mata tertutup: mengungkapkan terima kasih atas bantuan kerabat terdekat.
Wajah menikmati makanan lezat: ungkapan selamat makan.
Wajah dengan lidah terjulur: mengungkapkan bahwa yang disampaikannya adalah candaan.
Wajah dengan lidah terjulur & mata terpejam: mengolok-olok seseorang (bercanda).
Wajah dengan ldah terjulur & mata berkedip: membuat lelucon untuk menggoda teman dekat atau pasangan.
Wajah gila: sangat bahagia atas kegilaan yang terjadi.
Wajah dengan alis yang dibesarkan: mengekspresikan keraguan atau ketidaksetujuan.
Wajah dengan kaca pembesar: curiga.
Wajah kutu buku dengan kacamata besar: mengungkapkan betapa pintarnya seseorang.
Wajah dengan kacamata hitam: sangat percaya diri, keren, dan santai.
Wajah menyamar dengan kacamata lucu dan alis palsu, hidung mancung, dan kumis menempel: menyembunyikan diri atau niatnya.
Wajah dengan mata bintang: sangat antusias tentang sesuatu.
Wajah dengan blower dan topi pesta: ajakan untuk merayakan sesuatu.
Wajah menyeringai/aneh: setengah senyum yang melambangkan ironi.
Wajah cemberut: ketidakpuasan.
Wajah kecewa: kesedihan dan penyesalan.
Wajah termenung: perlu waktu untuk berpikir.
Wajah khawatir: khawatir akibat situasi yang rumit atau peristiwa penting.
Wajah bingung: tidak yakin atau kecewa, karena telah membayangkan sesuatu dengan cara yang berbeda.
Wajah yang sedikit cemberut: mengungkapkan keprihatinan.
Wajah yang merengut: tidak senang dan tidak puas.
Wajah penderitaan: sedang berjuang penuh penderitaan.
Wajah bingung: sangat kecewa dan bingung.
Wajah lelah: lelah dengan mata yang menyipit dan mulut terbuka.
Wajah enggan: mengeluh tentang hal-hal yang melelahkan, tidak menyenangkan, dan tak terhindarkan.
Wajah dengan mata memohon: ekspresi untuk memohon sesuatu.
Wajah menangis kecil: kesengsaraan atau suatu hal yang spesial.
Wajah menangis keras: sangat sedih dan putus asa.
Wajah mendengus: menghina sebagai tanda superioritas, karena bangga usai menang atas orang lain.
Wajah marah: kesal, marah, dan sangat marah.
Wajah marah sampai memerah: mengekspresikan ketidaksenangan terhadap seseorang atau suatu situasi.
Wajah mengumpat: ledakan kemarahan atau frustrasi dadakan.
Wajah dengan kepala meledak: sangat terkejut.
Wajah memerah: terkejut atau situasi yang tidak nyaman.
Wajah kepanasan: berada di tengah cuaca yang sangat panas.
Wajah membeku: berada di tengah cuaca yang sangat dingin sampai membeku.
Wajah di awan: sedang melamun atau tidak mau mengakui kenyataan.
Wajah berteriak atau terkejut: sangat panik.
Wajah takut: sangat takut atas hal yang sedang atau baru saja dialaminya.
Wajah takut & keringat dingin: berkeringat karena kelelahan fisik atau mental.
Wajah kecewa tetapi lega: sesuatu berakhir, sehingga menimbulkan kelegaan sekaligus kekecewaan.
Wajah berkeringat: stres atau khawatir tentang pengalaman yang buruk.
Wajah memeluk: sikap terbuka dan ramah yang mengekspresikan kehangatan dan keramahan.
Wajah berpikir: mempertanyakan sesuatu atau merenungkan suatu ide yang cemerlang.
Menutup mulut: tiba-tiba terkejut.
Wajah ssst: menyuruh orang lain untuk merahasiakan sesuatu.
Hidung panjang: menyindir seseorang yang berbohong bahwa hidungnya akan jadi panjang seperti Pinokio.
Wajah tanpa mulut: tdak bisa berkata-kata.
Pokerface: tidak terkesan, canggung, atau acuh tak acuh.
Wajah tanpa ekspresi: Lelah, kesal, dan tanpa emosi.
Wajah meringis: ekspresi gugup, canggung, atau malu.
Wajah dengan mata berputar: sedang jengkel.
Wajah dengan mulut terbuka: sangat kebingungan.
Wajah berkerut dengan mulut terbuka: mengungkapkan ketakutan, kekhawatiran, dan ketidakpercayaan.
Wajah sedih: perpaduan antara kaget dan kecewa.
Wajah tanpa kata: terkejut akan hal yang tidak menyenangkan, hingga kehilangan kata-kata.
Wajah kaget: sangat keheranan dan tidak percaya akan sesuatu yang baru saja terjadi.
Wajah menguap: mengindikasikan bahwa topik yang dibicarakan tidak menarik atau membosankan.
Wajah tidur: ingin segera tidur, karena mengantuk.
Wajah yang mengiler: melambangkan keinginan seseorang, biasanya untuk makanan atau minuman yang lezat.
Wajah mengantuk dengan gelembung dari hidung: sangat mengantuk.
Wajah yang mengembuskan napas: melambangkan kelegaan atau kekecewaan, tergantung topik pembicaraan.
Wajah pusing: sangat bingung sisi mana yang baik atua sekadar sakit kepala.
Wajah dengan mata spiral: terhipnotis.
Wajah ritsleting: menyimpan rahasia untuk dirinya sendiri.
Wajah dengan mata yang tidak sama dan mulut bergelombang: kebingungan usai kelelahan emosional.
Wajah mual berwarna hijau: jijik.
Wajah muntah: hampir muntah.
Wajah bersin: sakit atau merasa tidak nyaman.
Wajah dengan masker: sedang sakit fisik.
Wajah dengan thermometer: sakit parah, umumnya demam.
Wajah dengan kepala yang diperban: mengalami kecelakaan.
Wajah uang: merasakan peluang finansial yang dapat mendatangkan kekayaan.
Wajah dengan topi koboi: semangat mencari kebebasan.
Wajah ungu tersenyum dengan tanduk: ingin merencanakan hal buruk.
Wajah ungu marah dengan tanduk: mengungkapkan kenakalan dan pengkhianatan.
Wajah badut: hiburan yang sekaligus memicu ketakutan orang-orang tertentu.
Hantu: simbol untuk hal-hal menyeramkan, seperti film horor.
Tengkorak: digunakan di dalam situasi tidak menyenangkan atau melambangkan hal-hal yang menakutkan.
Nah, setelah membaca 100 arti emoticon WA di atas, kamu tidak bingung lagi untuk menggunakannya, bukan? (BRP)
