11 Contoh Kepemimpinan yang Kurang Baik dengan Pengertian dan Fungsinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepemimpinan adalah hal yang dibutuhkan dalam meningkatkan kinerja produktivitas organisasi, perusahaan, bahkan negara. Berbagai masalah negara, perusahaan, dan organisasi ternyata berujung pada masalah kepemimpinan. Simak 11 contoh kepemimpinan yang kurang baik beserta pengertian dan fungsinya berikut ini.
Baca juga: Perbedaan Pemimpin dan Kepemimpinan Menurut Para Ahli.
Pengertian dan Fungsi Kepemimpinan
Istilah pemimpin, kepemimpinan, dan memimpin berasal dari kata dasar yang sama, "pimpin". Namun ketiga kata tersebut, digunakan dalam konteks yang berbeda. Jika pemimpin merupakan peran, kepemimpinan adalah keterampilan dan kecakapan, sedangkan memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran.
Pengertian kepemimpinan terdapat dalam buku Manajemen Keuangan: Mengatur Keuangan Bidang Industri, Kepemimpinan dan Kewirausahaan yang disusun oleh Masno Marjohan (2022:37). Diambil dari buku tersebut, kepemimpinan adalah suatu kemampuan, proses, atau fungsi pada umumnya, untuk mempengaruhi orang-orang agar berbuat sesuatu dalam rangka mencapai tujuan tertentu.
Adapun fungsi kepemimpinan antara lain sebagai berikut;
1. Fungsi Instruktif.
Pemimpin sebagai pengambil keputusan berfungsi memerintahkan pelaksanaannya pada orang-orang yang dipimpinnya. Fungsi ini berlangsung dan bersifat komunikasi satu arah.
2. Fungsi Konsultatif.
Fungsi ini berlangsung dan bersifat komunikasi dua arah, walaupun pelaksanaannya sangat bergantung pada pihak pimpinan. Dalam usaha menetapkan keputusan, pemimpin memerlukan bahan pertimbangan yang mengharuskan dilakukannya konsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.
3. Fungsi Partisipasi.
Fungsi partisipasi hanya akan terwujud jika pemimpin mengembangkan komunikasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran pendapat, gagasan, dan pandangan dalam memecahkan masalah dan mengambil keputusan.
4. Fungsi Delegasi.
Fungsi ini dilaksanakan dengan memberikan limpahan wewenang dalam membuat keputusan. Fungsi delegasi dibutuhkan, karena kemajuan dan perkembangan kelompok mustahil dilakukan secara sendiri.
5. Fungsi Pengendalian.
Fungsi pengendalian bermakna bahwa kepemimpinan yang sukses dan efektif mampu mengatur aktivitas anggotanya secara terarah dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara optimal.
11 Contoh Kepemimpinan yang Kurang Baik
Terdapat beberapa contoh yang menggambarkan perilaku kepemimpinan yang kurang baik. 11 contoh kepemimpinan yang kurang baik adalah sebagai berikut.
Tidak memberi teladan tentang arti sukses kepada bawahan.
Tidak memberi peralatan yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan.
Tidak pernah mengapresiasi keberhasilan bawahan.
Tidak memiliki ruang dan toleransi terhadap kesalahan.
Mendelegasikan tugas tanpa adanya rasa kepercayaan kepada bawahan.
Sering memberi nasihat tanpa diminta atau bertanya situasinya lebih dahulu.
Tidak berusaha mendekatkan diri kepada bawahan.
Tidak mengenal dengan baik kelebihan dan kekurangan bawahan.
Bersikap sebagai pemimpin dengan perbedaan strata amat tinggi.
Tidak memberi contoh dalam bekerja.
Tidak memberikan penghargaan dan hukuman yang sesuai.
Demikian 11 contoh kepemimpinan yang kurang baik untuk dihindari. Dampak dari kepemimpinan yang buruk adalah hilangnya kepercayaan dan loyalitas, timbulnya konflik, dan rendahnya produktivitas.(DK)
