11 Dampak Pemanasan Global bagi Kehidupan

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemanasan global merupakan isu yang dihadapi penduduk dunia. Dampak pemanasan global adalah perubahan suhu udara, curah hujan, dan musim.
Aktivitas manusia menjadi penyebab meningkatnya pemanasan global. Penggunaan bahan bakar fosil akan melepaskan karbondioksida yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer bumi.
11 Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global adalah meningkatnya temperatur suhu rata-rata di atmosfer, laut dan daratan di bumi. Berdasarkan buku Akankah Indonesia Tenggelam Akibat Pemanasan Global yang disusun oleh Gatut Susanta, Hari Sutjahjo (2007:7), inilah 11 dampak pemanasan global bagi kehidupan.
Temperatur bumi dari tahun-ke tahun mengalami peningkatan. Adanya kenaikan temperatur bumi mengakibatkan mencairnya es di kutub utara.
Meningkatkan volume air laut sehingga permukaan air laut akan naik sekitar 9-100 cm.
Menimbulkan banjir di daerah pantai.
Dapat menenggelamkan pulau-pulau dan kota-kota besar yang berada di tepi laut.
Curah hujan di daerah yang beriklim tropis akan lebih tinggi dari normal.
Tanah akan lebih cepat kering, walaupun sering diguyur hujan. Kekeringan tanah ini akan mengakibatkan banyak tanaman mati.
Gagal panen akibat kekeringan sebagai dampak pemanasan global, mengakibatkan beberapa tempat dapat mengalami kekurangan makanan.
Akan sering terjadi angin besar di mana-mana.
Menurunnya kualitas kesehatan, dan banyak terjadinya musibah serta bencana alam akibat pemanasan global, akan mengurangi kualitas dan harapan hidup manusia.
Berpindahnya hewan dan tanaman ke daerah yang lebih dingin yang mengakibatkan keseimbangan lingkungan hidup terganggu.
Musnahnya hewan dan tanaman yang tidak mampu berpindah atau beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
Efek Gas Rumah Kaca
Banyak ahli berpendapat bahwa penyebab utama pemanasan bumi adalah aktivitas manusia. Penyebab pemanasan bumi yang diakibatkan oleh kegiatan manusia ini antara lain:
Pembakaran bahan bakar batu bara, misalnya untuk pembangkit listrik.
Pembakaran minyak bumi, misalnya untuk kendaraan bermotor.
Pembakaran gas alam, misalnya untuk keperluan memasak.
Akibat dari proses pembakaran itu, karbon dioksida dan gas-gas lainnya terlepas ke atmosfer. Gas-gas tersebut disebut dengan gas rumah kaca.
Jika gas rumah kaca yang memenuhi atmosfer semakin banyak, maka akan semakin kuat juga menjadi insulator yang menyekat panas dari sinar matahari yang dipancarkan ke permukaan bumi.
Baca juga: Pengertian Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global, serta Dampaknya.
Efek Rumah Kaca adalah penyebab akumulasi panas di atmosfer yang menyebabkan pemanasan global. Dampak pemanasan global adalah terjadinya perubahan iklim yang berpengaruh dalam kehidupan.(DK)
