Konten dari Pengguna

13 Kata-Kata Minal Aidin Wal Faizin 2022 yang Menyentuh Hati

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ucapan minal aidin wal faizin. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ucapan minal aidin wal faizin. Foto: Pixabay.com

Perayaan hari raya Idul Fitri 1443 kali ini terasa berbeda dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Ya, tahun ini umat Muslim boleh bergembira dengan diperbolehkannya untuk mudik dengan syarat-syarat tertentu.

Seperti yang kita ketahui, tradisi masyarakat Indonesia saat hari raya Idul Fitri merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan. Tidak heran jika mudik ke kampung halaman menjadi euforia tersendiri.

Beberapa orang mungkin sudah mempersiapkan buah tangan dari kota, Tunjangan Hari Raya (THR) untuk keponakan, atau bahkan kartu ucapan ‘Selamat Hari Idul Fitri’.

Tidak sedikit pula orang yang sudah mulai menyiapkan ucapan kata-kata minal aidin wal faizin 2022 yang menyentuh hati. Sungguh Lebaran 2022 kali ini akan sangat berkesan walaupun pandemi COVID-19 masih ada di sekitar kita.

Bagaimana Tulisan Minal Aidin Wal Faizin?

Ilustrasi ucapan minal aidin wal faizin. Foto: unsplash.com

Mengutip dari buku Catatan Dai dari Kota Judi karya Saepuloh dan Hamidulloh Ibda (2018:88), berikut adalah tulisan latin minal aidin wal faizin dan artinya dalam bahasa Arab.

Apa Arti Minal Aidin Wal Faizin Dalam Bahasa Arab?

مِنَ العَائدِيْنَ والفَائِزِينَ

Minal aidin wal faizin

Artinya: "Semoga kita tergolong orang-orang yang kembali dan berhasil."

Umat muslim juga biasanya akan mengucapkan kalimat berikut ini ketika hari raya idul fitri:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَتَقَبَّلَ يَاكَرِيْمُ، كُلُّ عَامٍ وَاَنْتُمْ بِخَيْرٍ، جَعَلَ اللَّهُ لَنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَائِدِيْنَ وَ الفَاءِزِيْنَ المَقْبُوْلِيْنَ المَغْفوْرِيْنَ

Taqobbalallahu minna wa minkum wa taqobbal yaa kariim. Kullu 'aamiin wa antum bikhoirin. Ja'alallahu lana wa iyyakum minal 'aaidiin wal faaiziinal maqbuliinal maghfuuriin.

Artinya: "Semoga Allah menerima ibadah kita dan kalian semua, terimalah Yaa Allah yang maha mulia. Selamat hari raya, semoga Allah menjadikan kita semua tergolong orang-orang yang kembali fitrah dan berhasil mendapat pahala yang diterima dan diampuni dosa-dosa."

Kapan Kita Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin?

Mengutip dari laman Nahdlatul Ulama Indonesia, mengucapkan minal aidin wal faizin sudah menjadi tradisi di Indonesia ketika hari raya Idul Fitri. Tradisi mengucapkan minal aidin wal faizin diperbolehkan selama tidak ada dalil khusus yang melarangnya.

Dalam kitab Al-Adab Al-Syar’iyah juga menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan madzhab Imam Ahmad. Mayoritas ulama menyatakan, ucapan selamat pada hari raya hukumnya boleh.

Al-Hafizh Ibnu Hajar menjelaskan, ucapan selamat (tahniah) secara umum diperbolehkan, karena adanya nikmat, atau terhindar dari suatu musibah, dianalogikan dengan validitas rasa syukur dan bentuk silaturahmi antarsesama umat muslim.

Apa Balasan Dari Minal Aidin Wal Faizin?

Lalu, apa balasan dari minal aidin wal faizin yang dapat kamu ucapkan ke orang lain? Karena ucapan tersebut adalah doa, kamu bisa mengucapkan hal yang serupa, yakni minal aidin wal faizin atau ucapan yang lebih baik.

Kamu juga dapat menjawab minalaidin wal faizin dengan ucapan doa lainnya, yakni:

kullu ‘aamin wa antum bi khair

Artinya: Semoga Anda berada dalam kebaikan sepanjang tahun.

Inspirasi Kata-kata Ucapan Minal Aidin Wal Faizin

Ilustrasi ucapan minal aidin wal faizin. Foto: Pixabay.com

Kata-kata minal aidin wal faizin biasanya diiringi dengan berbagai kata-kata ucapan yang menyentuh hati Namun bagi kamu yang masih bingung untuk merangkai kata, tidak perlu khawatir.

Berikut adalah rekomendasi kata-kata minal aidin wal faizin 2022 menyentuh hati yang dikutip dari buku 500 Best SMS Ucapan Selamat yang ditulis oleh Petra Quinn:

  1. Ketika kata telah panjang dan tingkah tidak lagi indah, saatnya aku untuk merendah dengan segala kata maaf, di hari nan Fitri ini, aku bersimpuh bersujud, mohon maaf atas salah dan khilaf. Minal ‘aidin wal Faidzin, semoga di hari nan suci ini kita kembali fitrah di mata Allah Sang Maha Pemaaf.

  2. Indah mentari pagi ini hangatkan hatiku, temaram senja kemarin tutup semua dukaku, hari ini aku bersujud di hadapanmu, untuk memohon ampun atas segala salah dan khilafku. Minal ‘aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.

  3. Maaf, bukannya saya lancang. Maaf juga, bukan pula saya ikut-ikutan. Tapi maaf, saya benar-benar minta maaf. Minal ‘aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin.

  4. Ketupat udah dipotong, opor sudah dibikin, nastar sudah di meja, kacang juga sudah digaremin. Namun, Lebaran tidak afdol kalau tidak Minal Aidin wal Faizin. Mohon maaf lahir dan batin, ya!

  5. Beli es di warung bu Rahma, taruh di piring kita santap bersama, SMS sudah saya terima, teriring pula maksud yang sama, Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin, sahabatku.

  6. Seiring surya bersinar indah dipagi penuh hikmat ini, kami mohon dibukakan pintu maaf apabila ada kata dan tindak yang menyakiti hati dihati. Minal aidin wal faizin. Selamat Idul Fitri.

  7. Ya Allah, berkahi umur kami hingga datangnya Ramadhan ditahun depan.Sucikan hati kami untuk memaafkan saling memaafkan. Taqabalallahu minna wa minkum. Minal aidin wal faizin.

  8. Di hari nan suci ini, manusia akan segera kembali ke fitrah masing-masing. Fitrah menjadi ide bawaan sejak lahir berupa kalimat “Laa ilaha Illallah” Mari sucikan hati kita kembali kepada tauhid Minal Aidin Wal Faidzin.

  9. Aku memang bukan sebuah matahari yang bisa membuatmu mengetahui siang dan malam. Tapi setidaknya cahaya kecilku bisa berarti di hari raya ini. Minal aidzin walfaidzin

  10. Ramadhan telah berlalu, meninggalkan kisah syahdu. Betapa masa kan sia jika hati masih terselimuti noda. Minal Aidin Wal Faidzin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

  11. Bila Idul Fitri adalah lentera penerang. Izinkan aku membuka tabirnya dengan maaf. Agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf ada. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

  12. Di antara orang yang paling mulia adalah dia yang mau memaafkan kesalahan orang lain. Bersihkan diri, sucikan hati di hari Fitri ini. Minal aidin wal faizin.

  13. Takbir, tahmid, tahlil kembali berkumandang. Memecah keheningan malam ini, mengantar rasa syukur kepadaNya. Esok pagi menyambut hari nan fitri, selamat lebaran 1443 H taqaballahu mina wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.

Dari Mana Asal Kata Minal Aidin Wal Faizin?

Ilustrasi ucapan minal aidin wal faizin. Foto: unsplash.com

Menurut Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati (2006), ucapan minal aidin wal faizin sesungguhnya berasal dari penggalan sebuah doa.

Berikut ini adalah doa minal aidin wal faizin versi panjangnya:

جَعَلَنَا اللَّهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ العَائِدِيْنَ وَالفَائِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عَامٍ وَاَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Ja’alanallohu wa iyyakum minal ‘aaidin wal faaizin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bikhoirin.

Artinya: “Semoga Allah menjadikan kita semua tergolong orang-orang yang kembali fitrah, berhasil, dan diterima ibadahnya. Selamat hari raya.

Merujuk doa tersebut, makna kata-kata minal aidin wal faizin yang benar adalah semoga kita semua tergolong mereka yang kembali (ke fitrah) dan berjaya. Makna kalimat ini tetap sesuai dengan makna Idul Fitri. Kembali fitrah dan meraih kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, menahan nafsu dan memperluas kesabaran.

Meskipun maknanya bukan mohon maaf lahir batin, ucapan minal aidin wal faizin tetap bisa diucapkan bersamaan dengan kalimat permintaan maaf.

Setelah saling memaafkan maka setiap orang akan kembali fitrah, kembali bersih suci hatinya. Itulah esensi kemenangan di hari raya Idul Fitri.

Dalam penjelasan Quraish Sihah selanjutnya, kalimat minal aidin wal faizin bukan berasal dari generas para sahabat atau para ulama sesudahnya (Salafus Salih).

Ucapan minal aidin wal faizin bermula dari syair yang didendangkan Shafiyuddin Al-Huli, seorang penyair pada masa AL-Andalus. Syair tersebut mengisahkan dendang wanita di hari raya.

Lalu, bagaimana ucapan Idul Fitri yang sesuai sunnah? Dalam banyak literatur Islam, para sahabat biasa mengucapkan; "Taqabbalallahu minna wa minkum". Artinya "Semoga Allah menerima (amal ibadah Ramadan) kami dan engkau."

Ucapan tersebut ditambahkan dengan, " Taqabbal Yaa Kariim" Artinya adalah "Wahai Allah Yang Mulia, terimalah."

Namun demikian, menurut para ulama, ucapan di hari raya Idul Fitri tidak ada batasannya. Selama ucapannya bermakna kebaikan dan positif, kita bisa menggunakannya. Ucapan minal aidin wal faizin salah satu contoh ucapan lebaran yang baik untuk disampaikan.

(CHL dan FNS)