14 Kata-kata Lucu Gusdur, Guyonan Penuh Makna

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meski Gus Dur alias Abdurrahman Wahid telah berpulang sejak 13 tahun lalu, tetapi kata-kata lucu Gusdur tetap saja menjadi guyonan penuh makna yang tak lekang oleh waktu. Demikian pula halnya dengan intonasi lucu mantan presiden Indonesia keempat ini.
14 Kata-kata Lucu Gusdur
Identik dengan perkataan "Gitu aja, kok repot?", Alm. Dr. (H.C.). K.H. Abdurrahman Wahid juga terkenal dengan guyonan Gusdur lainnya, lho.
Inilah beberapa kata-kata humor Gusdur yang dikutip dari buku Tertawa Bersama Gus Dur: Humornya Kiai Indonesia, Muhammad Zikra, (2010:73-75):
Orang yang masih terganggu dengan hinaan dan pujian manusia, dia masih hamba yang amatiran.
Sabar itu enggak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar.
Kalau Anda tidak ingin dibatasi, janganlah Anda membatasi. Kita sendirilah yang seharusnya tahu batas kita masing-masing.
Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.
Tidak penting apapun agamamu atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.
Menyesali nasib tidak akan mengubah keadaan. Terus berkarya dan bekerjalah yang membuat kita berharga.
Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan dengan mati-matian.
Tuhan tidak perlu di bela karena Dia yang Maha Kuasa.
Sebenar apapun tingkahmu, sebaik apapun perilaku hidupmu, kebencian dari manusia itu pasti ada. Jadi jangan terlalu diambil pusing. Terus saja jalan.
Saya sudah pernah bilang, mereka itu masih seperti anak TK. Buktinya girang banget ketemu sama si Donald.
Humor tidak bisa menjatuhkan pemerintah. Tetapi humor bisa membantu membusukkan suatu rezim.
Tuhan tidak perlu dibela, Dia sudah maha segalanya. Belalah mereka yang diperlakukan tidak adil.
Hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng.
Demokrasi harus berlandaskan kedaulatan hukum dan persamaan setiap warga negara tanpa membedakan latar belakang ras, suku, agama, dan asal-muasal, di muka undang-undang.
Kata-kata lucu dari Alm. K.H. Abdurrahman Wahid di atas dapat digunakan untuk menghibur diri sendiri maupun orang-orang terdekat, lewat WhatsApp, Instagram, atau media lainnya. Tetap semangat! (BRP)
