Konten dari Pengguna

14 Kegunaan Multimeter dalam Alat Ukur Elektronika

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegunaan Multimeter, Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Kegunaan Multimeter, Sumber www.unsplash.com

Untuk menunjang pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, dibutuhkan beberapa alat ukur. Salah satu alat ukur yang digunakan adalah multimeter. Berikut adalah 14 kegunaan multimeter dalam alat ukur elektronika untuk menambah wawasan siswa.

Pengertian pengukuran dalam Fisika dijelaskan dalam buku Penggunaan Alat-Alat Ukur Penunjang Pelajaran IPA yang disusun oleh Sri Suwarni, Endah Susilowati (2020:1). Berdasarkan buku tersebut, definisi pengukuran adalah proses membandingkan sesuatu besaran dengan besaran lain (sejenis) yang dipakai sebagai satuan. Satuan merupakan pembanding dalam pengukuran.

14 Kegunaan Multimeter sebagai Alat Ukur

Ilustrasi Kegunaan Multimeter, Sumber www.unsplash.com

Multimeter atau disebut mutitester atau avometer (tergantung dari merknya), termasuk dalam alat ukur besaran, yaitu sesuatu yang dapat diukur, dinyatakan dengan angka, dan memiliki satuan. Berdasarkan prinsip kerjanya, multimeter dapat dibagi menjadi multimeter analog (menggunakan jarum putar) dan multimeter digital (menggunakan display digital). Kegunaan multimeter sangat dibutuhkan dalam instalasi listrik untuk memastikan agar jumlah arus, tegangan, dan ukuran lain sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Fungsi Multimeter

Berikut adalah kegunaan multimeter berdasarkan buku Keterampilan Dasar Teknologi Otomotif untuk SMK/MAK Kelas C, yang disusun oleh Fathun (2020:131).

  1. Mengukur tegangan DC.

  2. Mengukur tegangan AC.

  3. Mengukur kuat arus DC.

  4. Mengukur nilai hambatan sebuah resistor.

  5. Mengecek koneksi (hubung-singkat).

  6. Mengecek transistor.

  7. Mengecek kapasitor elektrolit.

  8. Mengecek dioda, led, dan dioda zener.

  9. Mengecek induktor.

  10. Mengukur HFE transistor (tipe tertentu).

  11. Mengukur suhu (tipe tertentu).

  12. Mengukur besaran listrik (arus, hambatan, dan tegangan).

  13. Menguji komponen elektronika apakah dalam kondisi baik atau tidak.

  14. Melokalisir gangguan pada alat atau rangkaian elektronika.

14 Kegunaan Multimeter Sumber www.unsplash.com

Contoh Cara Penggunaan Mutimeter Berdasarkan Fungsinya

Sebelum menggunakan multimeter, pastikan jarum penunjuk meter sudah tepat berada pada angka 0 skala DCmA, DCV atau ACV posisi jarum 0 di bagian kiri, dan untuk skala ohmmeter posisi jarum 0 di bagian kanan.

Multimeter digunakan untuk mengukur arus DC.

Untuk mengukur arus DC dari suatu sumber arus DC, saklar pemilih pada multimeter diputar ke posisi DCmA dengan batas ukur 500 mA. Kedua test lead multimeter dihubungkan secara seri pada rangkaian sumber DC.

Alat ukur listrik adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran listrik yang mengalir seperti hambatan listrik (R), kuat arus listrik (I), beda potensial listrik (V), daya listrik (P), dan lainnya. Berdasarkan kegunaan multitester diatas, maka multitester juga dapat digolongkan sebagai alat ukur listrik.(DK)