16 Contoh Penerapan Norma di Lingkungan Keluarga

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Norma keluarga adalah nilai dan norma yang dipatuhi dalam unit terkecil di masyarakat. Contoh penerapan norma di lingkungan keluarga dapat berbeda satu sama lain.
Manusia pada umumnya tumbuh dan berkembang diawali dalam sebuah keluarga. Sebelum menjadi anggota masyarakat, manusia telah menjadi anggota keluarga yang dibekali nilai dan norma yang mengikat.
Mengenal 16 Contoh Penerapan Norma di Lingkungan Keluarga
Norma keluarga merupakan pedoman umum perilaku seluruh anggota keluarga. Berdasarkan buku Sosiologi Jilid 1, Kun Maryati (2007:42), berikut ini adalah 16 contoh penerapan norma di lingkungan keluarga yang menarik untuk disimak.
Orang tua berkewajiban untuk memberi nafkah bagi anak-anaknya, dalam hal sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan.
Anak-anak memiliki kewajiban membantu orangtuanya dalam pekerjaan rumah, seperti menyapu, mengepel, merapikan kamar, dan membantu adik belajar.
Bahasa yang digunakan setiap hari. Sebagian keluarga menggunakan bahasa daerah asal ibu, sebagian lagi menggunakan bahasa Indonesia.
Siapa yang membuat keputusan dalam keluarga, atau bagaimana cara membuat keputusan dalam keluarga. Apakah dengan cara otoriter, musyawarah untuk kesepakatan, atau diserahkan pada masing-masing anggota keluarga.
Bila ada anggota keluarga yang sakit, segera dibawa ke sarana kesehatan.
Tugas ibu mengatur keuangan keluarga dan semua urusan rumah tangga. Ibu juga bertugas menjaga anak saat kepala keluarga mencari nafkah.
Anak tidak boleh membantah kedua orang tua dan bersikap kurang ajar. Anak juga harus mensyukuri pemberian dari orang tuanya.
Jika ada anggota keluarga yang sedang mengalami kesusahan, maka anggota lain akan menghibur.
Anak wajib mengutamakan pendidikannya, dan dapat mengatur waktu antara hiburan dan belajar.
Melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut oleh masing-masing keluarga.
Sebelum meninggalkan rumah, seluruh anggota keluarga wajib berpamitan dan menjelaskan tujuan kepergiannya.
Berpakaian sesuai norma keluarga yang telah disepakati.
Dilarang makan dengan mulut berbunyi, atau dengan suara sendok dan garpu yang gaduh.
Selalu minta izin jika ingin meminjam atau menggunakan barang milik anggota keluarga lainnya.
Saling berbagi kebahagiaan dan rezeki dengan seluruh anggota keluarga.
Wajib tolong menolong dan membantu jika ada yang mengalami kesusahan.
Baca juga: Mengenal Norma Kesusilaan dan Contohnya dalam Lingkungan Sehari-hari
Demikian 16 contoh penerapan norma di lingkungan keluarga. Apabila norma keluarga tidak berjalan dengan baik, akan timbul masalah yang disebut disorganisasi keluarga. (DK)
