17 Contoh Peribahasa Perumpamaan dalam Bahasa Indonesia beserta Artinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nasihatmu diabaikan sahabat? Contoh peribahasa perumpamaan di dalam bahasa Indonesia di bawah ini dapat kamu gunakan untuk memberikan nasihat yang lebih menancap di hati.
Ya, sejak dahulu, contoh peribahasa bahasa Indonesia atau yang biasa disebut perumpamaan sudah sering digunakan untuk memberikan nasihat.
17 Contoh Peribahasa Perumpamaan
Berikut adalah sejumlah peribahasa dan artinya yang disadur dari buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia, Mutia Dwi Pangesti & Desi Permatasari, (2015:88):
Bagai air di daun talas. Arti: pendiriannya selalu berubah-ubah.
Bagai alu sesudah menumbuk dicampakkan. Arti: dihargai sewaktu dibutuhkan, setelah tak berguna lagi malah dibuang.
Bagai alu pencungkil duri. Arti: melakukan sesuatu yang sia-sia/tidak mungkin berhasil.
Bagai aur dengan tebing. Arti: dua hal yang tak dapat dipisahkan.
Bagai budak-budak makan pisang. Arti: tidak mudah tertipu.
Bagai bulan kesiangan. Arti: pucat dan lesu.
Bagai burung di dalam sangkar emas. Arti: hidup mewah, tetapi sangat terkekang dan tidak bahagia.
Bagai unta menyerahkan diri. Arti: sangat patuh terhadap perintah.
Bak ilmu padi, kian berisi kian merunduk. Arti: selalu merendah diri.
Bak mandi di air kiambang, pelak lepas gatal pun datang. Arti: sesuatu hal yang didapatkan sekalipun berguna, namun kemudian mendatangkan yang lebih menyiksa.
Bak tengguli di tukar cuka. Arti: kejadian yang tertukar dari kejadian yang membahagiakan menjadi kejadian yang menyedihkan.
Ibarat menegakkan benang basah. Arti: melakukan sesuatu yang tak mungkin dilakukan.
Ibarat menuangkan minyak ke api. Arti: terlalu memperbesar persoalan.
Seperti biduk dikayuh hilir. Arti: menyuruh orang yang akan berpergian.
Seperti katak dibawah tempurung. Arti: kuras luas pandangannya.
Seperti kejatuhan bulan. Arti: memperoleh keuntungan yang luar biasa.
Seperti kuda lepas dari pingitan. Arti: seseorang yang merasa senang karena baru saja lepas dari belenggu.
Ketika ingin menasihati sahabat, gunakan saja salah satu dari peribahasa di atas, agar nasihatmu lebih menancap di hati. (BRP)
