Konten dari Pengguna

Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia     Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia Foto:Unsplash

Dalam suatu tulisan ilmiah terdapat sitasi berisi kutipan dan daftar pusaka. Kutipan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kutipan langsung dan tidak langsung. Ketahui perbedaan kutipan langsung dan tidak langsung beserta contohnya melalui tulisan berikut ini.

Sitasi (citation) amat penting dalam sebuah karya tulis ilmiah. Dikutip dari buku Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia yang disusun oleh Prima Gusti Yanti, Nur Aini Puspitasari, Deasy Wahyu Hidayati (2022:115), sitasi menunjukkan asal usul atau sumber suatu kutipan, mengutip, menyalin, atau mengulang pernyataan seseorang, dan mencantumkannya dalam suatu karya tulis.

Baca juga: Cara Menulis Sitasi dan Daftar Pustaka Menggunakan Mendeley.

Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia

Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia Foto:Unsplash

Pengertian kutipan dalam Bahasa Indonesia adalah pinjaman kalimat atau pendapat seorang pengarang atau penulis, baik dalam buku maupun majalah. Fungsi kutipan adalah untuk menegaskan isi uraian dan sebagai bahan bukti untuk menunjang pendapat. Jenis-jenis kutipan adalah sebagai berikut.

Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah pendapat yang diambil secara lengkap sesuai dengan teks aslinya. Teknik dalam menulis kutipan langsung dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

1. Kutipan Langsung yang Tidak Lebih dari Empat Baris.

Jika kutipan langsung berisi kurang dari lima baris, aturannya adalah sebagai berikut.

  1. Kutipan diintegrasikan dengan teks (disajikan menyatu dengan teks).

  2. Jaraknya 2 spasi.

  3. Kutipan diapit dengan tanda kutip.

  4. Sesudah kutipan selesai, diberi nomor urut jika menggunakan foot note (catatan kaki), atau penanda body note (catatan pustaka).

2. Kutipan Langsung yang Lebih dari Empat Baris.

Jika kutipan langsung berisi lebih dari 5 baris, aturannya adalah sebagai berikut.

  1. Kutipan dipisah dari teks dalam jarak 2 spasi.

  2. Jarak kutipan 1 spasi.

  3. Tidak menggunakan tanda petik.

  4. Setelah kutipan selesai, diberi nomor urut jika menggunakan foot note (catatan kaki), atau penanda body note (catatan pustaka).

  5. Kutipan menjorok ke dalam 5-7 ketukan. Jika kutipan dimulai dengan paragraf baru, kata kutipan pertama dijorokkan lagi 5-7 ketukan.

Contoh: Sejalan dengan pendapat M.H. Abrams (2012:2) yang menuturkan, "drama sebagai ragam sastra dalam bentuk dialog di atas pentas".

Kutipan Tidak Langsung

Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung dalam Tulisan Foto:Unsplash

Kutipan tidak langsung adalah yang diambil hanya intisarinya saja. Dalam kutipan tidak langsung terdapat aturan sebagai berikut.

  1. Kutipan diintegrasikan dengan teks.

  2. Jarak 2 spasi.

  3. Tidak menggunakan tanda kutip.

  4. Setelah kutipan selesai, diberi nomor urut jika menggunakan foot note (catatan kaki), atau penanda body note (catatan pustaka).

Contoh: Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Gohm (Safaria, 2012:17), empat sifat laten sangat berpengaruh pada kebahagiaan.

Kutipan adalah mengambil satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain, untuk tujuan ilustrasi dan menguatkan argumen. Perbedaan kutipan langsung dan tidak langsung terletak pada pengambilan keseluruhan atau ikhtisarnya saja.(DK)