2 Cerita Rakyat Indonesia yang Kaya Pesan Moral

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dongeng atau cerita rakyat tidak bisa dipisahkan dari kehidupan di masa kecil. Beruntungnya anak-anak Indonesia yang memiliki banyak cerita rakyat dari Sabang sampai Merauke. Inilah 2 cerita rakyat Indonesia yang kaya akan pesan moral untuk diceritakan ke generasi selanjutnya.
Tiap daerah di Indonesia memiliki cerita legenda yang dikisahkan secara turun temurun. Selain mengandung pesan moral, cerita rakyat Indonesia juga sekaligus mengajarkan kebudayaan dan adat istiadat yang dimiliki. Kekayaan budaya bangsa Indonesia dapat terlihat dari beragam cerita rakyat yang dilestarikan hingga sekarang.
Baca juga: Sebutan Cerita Rakyat yang Disebarkan dari Mulut ke Mulut dan Cirinya.
2 Cerita Rakyat Indonesia
Cerita rakyat Indonesia adalah kisah yang tidak pernah usang untuk dibacakan. Dihimpun dari buku Rangkuman 100 Cerita Rakyat Indonesia yang disusun oleh Irwan Rouf, Shenia Ananda (2013:8), berikut adalah rangkuman 2 cerita rakyat Indonesia dengan pesan moral yang menarik untuk disimak.
Asal Usul Danau Toba
Di suatu daerah di Sumatra Utara, setelah mendapat seekor ikan hasil pancingan, seorang pemuda bermaksud mengambil persediaan kayu bakar untuk memasak. Saat kembali ke dapur, ia menemukan ikan tangkapannya berubah menjadi keping uang emas dan mendapati seorang gadis di rumahnya.
Gadis jelmaan ikan itu akhirnya diperistri dengan syarat agar pemuda itu merahasiakan asal-usulnya. Suatu hari anak mereka ditugaskan untuk mengantarkan bekal nasi untuk ayahnya di ladang. Karena lapar, di tengah perjalanan anak laki itu memakan sebagian bekal milik ayahnya.
Ketika melihat isinya, sontak sang ayah menjadi murka dan berkata "Dasar anak keturunan ikan!" Anak itu pun pulang dan mengadukan kejadian tersebut kepada ibunya yang langsung bersedih.
Sang ibu kemudian menyuruh anaknya untuk lari ke puncak bukit, sementara ia segera melompat ke sungai dan seketika berubah menjadi ikan besar. Tiba-tiba turun hujan yang amat deras, dan menyebabkan genangan air yang kemudian dinamakan Danau Toba.
Si Malin Kundang
Di pesisir pantai wilayah Sumatra Barat, hiduplah seorang wanita dengan anak lelakinya yang bernama Malin Kundang. Malin muda akhirnya memutuskan merantau karena iba akan ibunya yang mencari nafkah.
Dengan kegigihannya, Malin dewasa sukses dan menjadi kaya raya di perantauan. Suatu saat, ia bersama istrinya datang ke tanah kelahirannya. Namun betapa terkejut sang ibu, karena Malin Kundang menolak dan tidak mengakui keberadaannya.
Ia pun kemudian berdoa dan mengutuk anaknya menjadi batu. Seiring dengan hujan badai, tubuh Malin Kundang pun kaku dan menjadi batu dengan posisi bersimpuh.
Demikian 2 cerita rakyat yang populer di Indonesia. Hingga kini, Danau Toba dan batu Malin Kundang masih bisa kita lihat keberadaannya sebagai tujuan wisata.(DK)
