2 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi yang Menarik

Penulis kumparan
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cerpen atau cerita pendek pasti sudah asing lagi di telinga para pelajar. Sebab, di sekolah banyak mempelajari tentang cerpen, terutama dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Selain itu, kita dengan mudah menemukan cerpen di majalah, tabloid, ataupun di internet.
Jika kamu ingin menulis cerpen namun masih bingung bagaimana menulisnya, berikut 2 contoh cerpen pengalaman pribadi yang menarik yang dapat dijadikan referensi.
2 Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi yang Menarik
Cerpen menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah cerita pendek yang berisi tentang kisah cerita yang berisi tidak lebih dari 10 ribu kata. Pada umumnya cerita pada cerpen bisa memberikan kesan dominan dan berkonsentrasi pada permasalahan satu tokoh. Menurutnya dalam cerpen tidak ada cerita hingga 100 halaman.
Sedangkan menurut Hendy, cerpen adalah cerita pendek yang ditulis secara singkat dan pendek. Tulisan pada cerpen tidak diceritakan terlalu panjang serta berisi tentang kisah narasi tunggal.
Ciri-ciri cerpen secara umum yang dikutip dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP oleh Asep Juanda (2017), yakni:
Ceritanya fiktif atau rekaan
Fokus pada satu aspek cerita
Mengungkapkan masalah yang penting saja
Menyajikan peristiwa dengan cermat dan jelas
Ceritanya pendek atau singkat
Menggunakan bahasa yang tajam, sugestif, dan provokatif atau menarik perhatian
Tokoh yang ditampilkan terbatas sekitar 1-3 orang saja
Baca juga: Ciri-Ciri Cerpen Lengkap dengan Struktur Penulisannya
Adapun contoh cerpen pengalaman pribadi yang menarik yakni:
Mandi di Air Terjun
Namaku Sasha. Aku merupakan seorang siswa kelas 5 SD dari Jakarta. Pengalaman mandi di air terjun merupakan pengalaman pertamaku. Hiruk pikuk perkotaan kadang membuat mataku lelah dan jenuh.
Setiap harinya yang terlihat hanya ada jalan-jalan macet, gedung-gedung pencakar langit, dan manusia yang hilir mudik dengan kepentingannya masing-masing. Kali ini aku memutuskan untuk ikut berlibur bersama dengan pamanku.
Paman bernama Ali. Paman Ali tinggal di sebuah perkampungan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Paman Ali memiliki banyak hewan ternak seperti kelinci, ayam, bebek, kambing, dan juga burung. Selain itu tempat tinggal paman Ali dekat dengan sebuah air terjun yang bernama Curug Citambu. Curuk tersebut merupakan air terjun yang memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter.
Sesampainya di sana, Paman Ali pun mengajak aku untuk ke air terjun yang indah tersebut. Dengan berjalan kaki 300 meter dari rumah, aku sudah sampai ke air terjun tersebut.
Di sana sudah di bangun berbagai fasilitas seperti MCK, musala, dan saung-saung tempat makan bersama. Selain itu ada ikan bakar dan ayam bakar yang terkenal enak di tempat ini.
Melihat keindahannya, aku tak tahan lagi untuk segera mandi di bawah curug tersebut. Airnya dingin membuat semua kepenatanku dari hiruk-pikuk ibu kota pun menghilang. Ini merupakan pengalamanku yang tidak pernah aku lupakan aku ingin setiap liburan pergi ke rumah paman Ali untuk mandi di air jernih tersebut.
Baca juga: 3 Contoh Cerpen Tentang Keluarga yang Menyentuh Hati
Kekesalanku Kepada Kakakku
Namaku adalah Dika. Setiap hari aku bangun pagi dan melakukan aktivitas seperti biasa. Mulai dari membersihkan tempat tidur, bersih-bersih dan belajar sedikit untuk pelajaran hari ini. Akan tetapi akhir-akhir ini aku sulit belajar karena kakakku Dian yang tiap pagi bangun siang dan tidak melakukan apa pun.
Suatu hari, kak Dani bangun saat aku sedang menyapu rumah. Masih dengan mengucek mata, ia melewati debu dan kotoran yang sudah aku kumpulkan dari hasil menyapu dan membawanya di kakinya ke area rumah yang sudah kusapu. Tanpa ucapan maaf.
Akhirnya aku merasa kesal dengan Kak Dani dan memarahinya. Kak Dani hanya melihatku dengan melotot karena merasa aku tidak sopan. Ibu kemudian datang dan menanyakan apa yang terjadi. Aku menceritakan permasalahan dan ibu merasa aku sedikit berlebihan.
Akhirnya sapu kutinggal dan aku menyendiri di kamar.
Ayah kemudian datang menghampiriku dan bertanya mengenai apa yang terjadi. Aku ceritakan semua kekesalanku yang akhirnya memuncak pagi ini. Akhirnya ayah tahu apa yang membuatku merasa tidak adil. Ia memanggil kak Dani yang sedang minum air putih dan memintaku duduk di kursi.
Ayah kemudian memulai menyelesaikan masalah kami, menanyakan mengapa kak Dani baru bangun. Kak Dani meletakkan gelas minumnya dan menceritakan. Ternyata Kak Dani sedang membuat sebuah proyek bersama dengan rekannya. Ia sedang membangun sebuah aplikasi untuk diikutkan dalam sebuah lomba yang membuatnya harus bekerja hingga tengah malam.
Aku akhirnya mengerti mengapa Kak Dani bangun siang. Akan tetapi ayah tetap memberikan hukuman pada kak Dani. Ayah tahu pekerjaan di luar penting, akan tetapi ayah tidak mau kak Dani menjadi orang yang pemalas, Ayah tetap meminta kak Dani untuk bangun pagi dan membantu mengerjakan pekerjaan rumah.
Di sini Ayah mengajarkan, setiap usaha untuk mendapatkan kemajuan pasti membutuhkan pengorbanan. Selain itu, kak Dani harus belajar bahwa tanggung jawab rumah tetap harus dilaksanakan dan ia harus bisa mengatur waktu dengan lebih baik. Akhirnya Kak Dani meminta maaf padaku dan berjanji akan mengatur waktu dengan lebih baik.
Itu dia 2 contoh cerpen tentang pengalaman pribadi yang dapat kamu gunakan sebagai referensi. Kamu juga bisa membuat cerpen tentang pengalaman yang menarik agar bisa dinikmati orang lain.(MZM)
Baca juga: 2 Contoh Resensi Cerpen Singkat dan Cara Membuat yang Benar
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan cerpen?

Apa yang dimaksud dengan cerpen?
Cerpen adalah cerita pendek yang berisi tentang kisah cerita yang berisi tidak lebih dari 10 ribu kata.
Apa saja ciri-ciri cerpen?

Apa saja ciri-ciri cerpen?
Di antaranya ceritanya fiktif atau rekaan, fokus pada satu aspek cerita, dan mengungkapkan masalah yang penting saja.
Seperti apa bahasa yang digunakan dalam cerpen?

Seperti apa bahasa yang digunakan dalam cerpen?
Menggunakan bahasa yang tajam, sugestif, dan provokatif atau menarik perhatian.
