2 Contoh Proposal Pameran di Tingkat Sekolah Menengah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencarian contoh proposal pameran biasanya dilakukan oleh para pelajar yang ditugaskan membuat proposal oleh gurunya. Umumnya, tugas membuat proposal ini akan ditugaskan oleh guru bahasa atau guru seni.
Jadi, artikel dengan judul ‘2 Contoh Proposal Pameran di Tingkat Sekolah Menengah’ ini adalah bacaan yang tepat untuk para pelajar tersebut. Ingin tahu seperti apa contohnya? Mari simak uraian berikut agar lebih memahami tentang proposal.
Penjelasan tentang Proposal
Sebelum membuat proposal, kita perlu mengetahui maksud dari proposal itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti dari proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Badriyah (2014: 9) dalam bukunya yang berjudul Kumpulan Contoh Sukses & Tembus Pengajuan Proposal pun menjelaskan bahwa,
Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal adalah suatu usulan kegiatan perlu dukungan atau persetujuan pihak lain.
Berdasarkan penjelasan tentang proposal, dapat dipahami bahwa proposal pameran adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terperinci untuk kegiatan pameran. Selain itu, secara sederhana, dapat dipahami pula bahwa proposal pameran adalah suatu usulan untuk kegiatan pameran.
Mengapa untuk mengadakan kegiatan pameran memerlukan proposal? Pameran adalah kegiatan yang memerlukan dukungan, melibatkan banyak orang, serta memiliki tujuan. Jadi, pihak-pihak yang terkait, seperti guru, kepala sekolah, siswa, orang tua, wali murid, dan/atau masyarakat perlu mengetahui rencana kegiatan pameran.
Penjelasan tentang rencana kegiatan pameran itulah yang harus diuraikan secara terperinci dalam sebuah proposal. Bagaimana cara membuat proposal itu?
Baca juga: Contoh Proposal Sponsorship beserta Tujuan Pembuatannya
2 Contoh Susunan Proposal Pameran
Pameran merupakan salah satu kegiatan yang cukup besar dan melibatkan banyak pihak. Oleh sebab itu, untuk membuat proposal pameran membutuhkan bentuk proposal yang lengkap.
Dikutip dari buku Mahir Berbahasa Indonesia 3 Sekolah Menengah Atas Kelas XII Program IPA dan IPS karya Tukan (2007: 87), diketahui bahwa berdasarkan bentuknya, proposal dibedakan atas tiga macam, yakni:
Proposal berbentuk formal
Proposal berbentuk semi formal
Proposal berbentuk nonformal
Pada kegiatan pameran, kita dapat menggunakan proposal berbentuk formal atau berbentuk semiformal. Pasalnya, bentuk proposal tersebut memiliki susunan yang dapat memuat berbagai informasi yang memudahkan pembaca untuk memahami kegiatan pameran.
Inilah bentuk proposal formal dan sederhana yang mengutip dari Tukan (2007: 87).
1. Proposal Formal
a. Bagian Pendahuluan
halaman judul
kata pengantar
ikhtisar/abstrak
daftar isi
penegasan permohonan
b. Isi Proposal
pembatasan masalah
latar belakang
tujuan
ruang lingkup
anggaran dasar
metodologi
kepanitiaan
keuntungan dan kerugian
waktu
biaya
c. Bagian Penutup
daftar Pustaka
lampiran
tabel
2. Proposal Sederhana
Nama kegiatan;
Dasar pemikiran;
Tujuan kegiatan;
Manfaat kegiatan;
Ruang lingkup;
Waktu dan tempat kegiatan;
Kepanitian;
Anggaran biaya; dan
Penutup.
Sekian uraian tentang contoh susunan proposal kegiatan. Semoga dapat memberikan gambaran untuk membuat proposal pameran, ya! (AA)
