2 Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup beserta Jawabannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangka sorong dan mikrometer sekrup adalah dua alat yang digunakan dalam pengukuran. Oleh sebab itu, kedua alat ini dipelajari dalam Fisika. Setelah mempelajarinya, guru bisa memberikan contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup kepada siswa.
Contoh soal ini diberikan sebagai pengayaan agar siswa lebih memahami materi tersebut. Setelah siswa mengerjakannya, guru bisa mencocokkan hasil kerja siswa dengan kunci jawaban yang tersedia.
Contoh Soal Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup
Jangka sorong merupakan alat untuk mengetahui diameter luar dan dalam serta panjang dari suatu benda. Mikrometer sekrup juga bisa melakukan hal yang sama, namun dengan lebih presisi atau teliti.
Guru bisa memberikan contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup untuk dikerjakan agar siswa lebih memahami kedua alat ini. Berikut di antaranya dikutip dari Siap Menghadapi Ujian Nasional 2010: Fisika SMA/MA, Goris Seran Daton dan Supliyadi (2009: 3-4)
Contoh Soal 1
Hitunglah diameter silinder aluminium pada gambar berikut! Tulis dalam bentuk (x ± Δx)!
Jawaban
Tentukan dahulu skala utama. Angka skala nol nonius berada di antara skala 2,2 cm dan 2,3 cm pada skala tetap. Jadi, skala tetap bernilai 2,2 cm
Selanjutnya, menentukan skala nonius. Skala nonius yang berimpit dengan skala tetap ialah angka 4. Jadi, skala nonius 4 x 0,01 cm = 0,04 cm
Lalu, menjumlahkan skala tetap dan skala nonius. Hasil pengukuran = 2,2 cm + 0,04 cm = 2,24 cm. Jadi, hasil pengukuran diameter silinder adalah 2,24 cm atau (2,240 ± 0,0005) cm
Baca juga: Contoh Soal Jangka Sorong beserta Jawabannya
Contoh Soal 2
Hitunglah diameter kawat pada gambar berikut! Tulis dalam bentuk (x ± Δx)!
Jawaban
Menentukan skala utama, terlihat pada skala 1,5 mm
Lalu untuk skala putar, garis yang sejajar dengan skala utama ialah 0,29 mm
Menjumlah skala utama dan skala putar, yaitu 1,5 mm + 0,29 mm = 1,79 mm. Jadi hasil pengukuran diameter kawat adalah 1,79 mm atau (1,790 ± 0,0005) mm.
Jika diperlukan, guru bisa memberikan contoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup lainnya selain dua nomor di atas. Soal tersebut dapat ditemukan di berbagai sumber seperti internet atau buku paket Fisika. (LOV)
