Konten dari Pengguna

2 Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap dan Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh soal penurunan tekanan uap. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh soal penurunan tekanan uap. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Penurunan tekanan uap merupakan salah satu topik yang sering muncul dalam soal kimia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk itu mari kita simak 2 contoh soal penurunan tekanan uap dan pembahasannya agar makin mahir mengerjakan soal kimia yang satu ini.

Selintas tentang Rumus Penurunan Tekanan Uap

Kamu tentu pernah mengisi botol dengan air panas bukan? Biasanya, botol yang diisi dengan air panas akan memiliki uap. Peristiwa inilah yang merupakan salah satu contoh adanya proses penguapan dan penurunan tekanan uap. Lantas apa sih, yang dimaksud dengan tekanan uap?

Yayan Sunarya dan Agus Setiabudi dalam bukunya yang berjudul Mudah dan Aktif Belajar Kimia menjelaskan bahwa tekanan uap adalah tekanan yang ditimbulkan oleh fasa uap suatu zat cair yang membentuk keadaan kesetimbangan dengan cairannya. Tekanan uap suatu larutan akan selalu lebih rendah daripada tekanan uap pelarut murninya.

Selisih antara tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan inilah yang dinamakan dengan Penurunan Tekanan Uap atau PTU. Rumus untuk mencari PTU, yaitu:

ΔP = Ppelarut – Plarutan

ΔP = Ppelarut – (Xpelarut – Ppelarut)

ΔP = Ppelarut – (1 – Xpelarut)

ΔP = Ppelarut x Xzat terlarut

Keterangan:

Delta P = Penurunan Tekanan Uap

P Pelarut = Tekanan Uap Pelarut Murni

X Zat Terlarut = Fraksi Mol Zat Terlarut

Supaya makin paham tentang penggunaan rumus tersebut, mari kita simak contoh soal penurunan tekanan uap berikut ini. Simak dengan saksama, ya!

Ilustrasi Menyimak Contoh Soal penurunan tekanan uap. Sumber: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap yang Pertama

Diketahui mol zat terlarut adalah 0,1 mol. Dengan P Pelarut adalah 31,82 Kemudian, mol pelarut adalah 27,78 mol dengan fraksi mol zat terlarut sebesar 3,587 x 10-3. Berapakah nilai penurunan tekanan uap jenuh larutan tersebut?

Pembahasan:

Delta P = X terlarut x P pelarut

Delta P = 3,587 x 10 pangkat -3 x 31,82

Delta P = 0,114 mmHg

Jadi, penurunan tekanan uap tersebut adalah 0,114 mmHg.

Contoh Soal Penurunan Tekanan Uap yang Kedua

Bila contoh soal yang pernah hanya melakukan substitusi angka ke rumus. Pada contoh soal yang kedua ini kita akan belajar secara lebih kompleks. Contoh soal berikut ini dikutip dari buku karya Nasution, dkk. yang berjudul Sifat Koligatif Larutan: Bahan Ajar Higher Order Thinking Skill Berbasis Problem Based Learning.

Diketahui tekanan uap jenuh air pada suhu 25 derajat Celsius adalah 23,76 mmHg dan sebanyak 36 gram dilarutkan dalam 9 gram glukosa. Tentukan penurunan tekanan uap larutan tersebut!

Pembahasan:

Delta P = X terlarut x P pelarut

Jadi, untuk menyelesaikan soal tersebut, kita perlu tahu nilai X terlarut.

Xt didapatkan dengan membagi mol gula dengan jumlah mol gula dan mol pelarut. Nanti akan diperoleh X terlarut sama dengan 0,024.

Setelah angka tersebut diperoleh, lanjutkan substitusi ke rumus Delta P = X terlarut x P pelarut.

Delta P = 0,024 x 23,76 mmHg

Delta P = 0,57 mmHg

Sekian ulasan seputar tekanan uap serta contoh soal penurunan tekanan uap kali ini. Teruslah berlatih soal-soal yang lebih sulit agar makin mahir dan dapat menguasai beragam soal kimia. (AA)