Konten dari Pengguna

2 Jenis Teks Narasi beserta Pengertian dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis teks narasi, sumber foto: https://unsplash.com/Nick Morrison
zoom-in-whitePerbesar
Jenis teks narasi, sumber foto: https://unsplash.com/Nick Morrison

Dalam suatu karya tulisan baik fiksi maupun nonfiksi, ada yang disebut dengan teks narasi, yaitu teks yang menyajikan serangkain peristiwa yang disusun dengan berurutan atau kronologis sesuai urutan waktunya. Untuk membuat teks narasi mudah dipahami pembacanya, penulis harus memahami terlebih dahulu struktur dan jenis teks narasi.

Dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas IV, Tim Tunas Karya Guru ( 2014), berdasarkan isinya, teks dibedakan menjadi 5 jenis, salah satunya adalah Teks Narasi. Pengertian teks narasi adalah bentuk tulisan yang menceritakan kejadian berdasarkan urutan waktu.

Jenis Teks Narasi, Pengertian dan Contohnya

Ada 4 jenis teks narasi yang perlu diketahui calon penulis yang ingin membuat tulisan fiksi atau nonfiksi. Namun, kali ini hanya mengulas dua jenis saja, yaitu jenis teks narasi artistik dan teks narasi jenis informatif.

  1. Teks narasi artistik mengisahkan suatu karangan yang bersifat imajinatif atau fiksi. Contohnya seperti novel, cerita rakyat, dan lainnya.

  2. Teks narasi informatif adalah teks yang penyampaian informasinya harus dilakukan secara tepat tentang suatu peristiwa sehingga bisa memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

Contoh teks narasi berikut ini dikutip dari BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas I, Buku Pendamping Siswa Cerdas Modul Bahasa Indonesia + Kunci Jawaban, Agus Sasono (2021).

Pada hari Minggu, Rian dan keluarganya pergi ke rumah nenek. Udara di desa tempat tinggal nenek sangat sejuk. Rian diajak memancing oleh Paman Dirga di sungai pinggir desa. Air di sungai sangat bersih, Rian ingin sekali mandi di sungai. Paman Dirga melarang Rian mandi di sungai karena sungai ini dalamnya seleher orang dewasa. Sedangkan Rian belum bisa berenang. Tetapi Rian tidak menghiraukan larangan paman. Ia langsung menyeburkan diri ke sungai. Ternyata sungainya dalam dan dia belum bisa berenang. Rian hampir tenggelam, Paman Dirga yang melihatnya langsung menolong Rian dan membawanya ke twepi sungai. Mulai saat itu, Rian tidak akan mengabaikan larangan Paman Dirga.

Dari contoh di atas dapat disimpulkan bahwa alur ceritanya runtun dan runtun sesuai urutan waktu atau kronologis, sebagai implementasi dari teks narasi.(IJS)