Konten dari Pengguna

2 Syarat Diterimanya Ibadah Muslim oleh Allah Swt.

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Syarat Diterimanya Ibadah. Sumber: Unsplash/Artur Aldyrkhanov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Syarat Diterimanya Ibadah. Sumber: Unsplash/Artur Aldyrkhanov

Umat muslim tentunya berlomba memperbanyak ibadah agar mendapatkan pahala dari Allah Swt. Segala perbuatan baik yang dilakukan umat muslim bisa dibalas dengan pahala jika memenuhi syarat. Oleh sebab itu, syarat diterimanya ibadah wajib dipahami.

Ada banyak ibadah dan amalan yang bisa dilakukan oleh umat muslim seperti salat, berpuasa, sedekah, dan lainnya. Semua ibadah dan amalan ini harus dilakukan sesuai dengan syariat.

Syarat Diterimanya Ibadah Muslim

Ilustrasi untuk Syarat Diterimanya Ibadah. Sumber: Unsplash/Rachid Oucharia

Amal dan ibadah harus dimulai dengan niat yang lurus dan sesuai dengan syariat Islam. Mengutip dari Wasathiyah Dalam Al-Qur'an Nilai-nilai Moderasi Islam dalam Akidah, Syariat, dan Akhlak, Ash-Shallabi (2020:402), ada dua syarat diterimanya ibadah, yaitu ikhlas dan mengikuti Rasulullah saw.

1. Ikhlas

Syarat pertama agar ibadah diterima oleh Allah Swt. adalah ikhlas. Segala perbuatan hanya dilakukan karena Allah Swt. sesuai dengan firman-Nya.

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

Wa mā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafā`a wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yu`tuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah

Artinya: "Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus." (QS. Al-Bayyinah ayat 5)

2. Mengikuti Rasulullah atau Sesuai dengan Syariat

Syarat kedua agar ibadah diterima adalah dilaksanakan dengan mengikuti Rasulullah saw. atau sesuai dengan syariat. Dengan begitu, akan jelas bahwa tujuan umat muslim beribadah adalah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.

Allah Swt. berfirman.

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Qul ing kuntum tuḥibbụnallāha fattabi'ụnī yuḥbibkumullāhu wa yagfir lakum żunụbakum, wallāhu gafụrur raḥīm.

Artinya: Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Rasulullah saw. bersabda.

"Barangsiapa mengerjakan suatu amalan yang tidak pernah kami perintahkan, maka amalan itu tertolak." (HR. Muslim)

Baca juga: 4 Sunnah Sebelum Sholat Idul Fitri Seperti yang Dilakukan Rasulullah saw.

Jadi, ada dua syarat diterimanya ibadah umat muslim oleh Allah Swt. Syarat tersebut adalah ikhlas dan sesuai dengan syariat atau mengikuti Rasulullah saw. (KRIS)