Konten dari Pengguna

21 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, sumber gambar: unsplash/Clay Banks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, sumber gambar: unsplash/Clay Banks

Contoh kalimat majemuk bertingkat perlu dipahami dalam pelajaran bahasa Indonesia. Kalimat majemuk bertingkat merupakan jenis kalimat yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Kalimat ini terdiri dari dua klausa atau lebih, yakni satu klausa berperan sebagai klausa utama (induk kalimat). Sementara itu, klausa lainnya berperan sebagai klausa subordinat (anak kalimat).

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Ilustrasi Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, sumber gambar: unsplash/Thought Catalog

Mengutip buku Panduan Resmi Tes Seleksi Masuk TNI POLRI 2023/2024, Praja Edukasi (2023), dalam contoh kalimat majemuk bertingkat Bahasa Indonesia, klausa subordinat memberikan informasi tentang sebab, tujuan, akibat, syarat, atau waktu, yang melengkapi klausa utama.

Hal ini karena salah satu klausa tidak bisa berdiri sendiri, sehingga hubungan antarklausa bersifat tidak sejajar atau hierarki. Adapun contoh kalimat tersebut di antaranya sebagai berikut.

  1. Aku belajar dengan rajin agar bisa masuk perguruan tinggi impianku.

  2. Roni tidak berangkat ke sekolah karena sedang sakit.

  3. Keluarga kami akan pergi ke pantai jika cuaca mendukung.

  4. Ibu tetap pergi ke bekerja meskipun hujan turun deras.

  5. Saat nenek pulang dari pasar, ibu belum ada di rumah.

  6. Jika Lutfi membeli makan siang, aku akan membelikannya makan malam.

  7. Ridwan pergi ke sekolah agar menjadi siswa yang pandai dan berilmu.

  8. Sofi lebih memilih jurusan sastra daripada seni.

  9. Ibu mengelola pekrrjaan rumah, sedangkan ayah bekerja di kantor.

  10. Para petani menunda untuk menanam padi karena cuaca terlalu panas.

  11. Dinda dan keluarganya tetap berangkat liburan, walaupun cuaca sedang buruk.

  12. Kami berteduh di halte karena hujan belum berhenti.

  13. Hari ini ayah pulang cepat, sehingga kami bisa makan malam bersama.

  14. Lily membaca novel sambil mendengarkan musik.

  15. Darwis tidak bisa ikut bermain karena sedang sakit demam.

  16. Aku dan teman sekelas akan pergi berkemah jika sudah mendapatkan persewaan alat-alat kemah.

  17. Kiki terlambat 30 menit ke kantor karena jalanan macet.

  18. Ketika Rudi pergi ke pasar, Saya datang ke rumahnya

  19. Ayah akan berjaga di rumah sakit sampai nenek boleh pulang.

  20. Seandainya ayah masih ada, ia pasti akan bangga kepadaku.

  21. Ovi berkata akan mampir sebentar jika ada waktu luang.

Baca juga: Pengertian Kalimat Anjuran dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh kalimat majemuk bertingkat yang disebutkan di atas bisa digunakan sebagai referensi. Dengan begitu, jenis kalimat tersebut menjadi lebih mudah dipahami untuk komunikasi sehari-hari. (DLA)