21 Nama Kota di Indonesia yang Unik di Masa Lalu Sebelum Diganti

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah kamu tahu bahwa ada beberapa nama kota di Indonesia yang telah berubah? Nama yang sekarang kamu kenal mungkin tidak sama dengan nama kota tersebut di masa lalu. Percaya?
Perubahan nama kota di Indonesia ternyata sedikit banyak dipengaruhi oleh perubahan pemerintahan. Seperti yang kita ketahui, pada masa lalu Indonesia pernah mengalami masa penjajahan yang cukup panjang sebelum akhirnya merdeka pada tahun 1945. Salah satunya, penjajahan oleh Belanda selama kurang lebih 350 tahun. Selama itulah, beberapa wilayah di Indonesia pun telah dijajaki oleh Belanda sebagai negara kolonial.
Nama Kota di Indonesia yang Unik di Masa Lalu
Masa penjajahan Belanda tentunya banyak meninggalkan warisan, mulai dari tradisi, makanan, peninggalan bangunan dan nama kota di Indonesia yang unik dan cukup identik dengan nama Belanda.
Berikut beberapa nama kota di Indonesia yang unuk pada masa lalu sebelum akhirnya mengalami perubahan.
Amboin: Ambon, Maluku
Arnhemia: Pancurbatu, Sumatera Utara
Batavia: DKI Jakarta
Bancoolen: Bengkulu, Bengkulu
Bandoeng: Bandung Jawa Barat
Buitenzorg: Bogor, Jawa Barat
Carstensz-Pyramid: Puncak Jaya, Papua
Daalen Gebergte: Tanah Gayo, NAD
Djokjakarta: Yogyakarta, DIY Yogyakarta
Emmahaven: Teluk Bayur, Sumatera Barat
Fort de kock: Bukittinggi, Sumatra Barat
Fort van den Bosch: Pagarruyung, Sumatera Barat
Fort van der Capellen: Batusangkar, Sumatera Barat
Fort Willem: Ambrawa, Jawa Tengah
Jawa’s Eerste Punt: Ujung Kulon, Banten
Koetaradjsaat: Banda Aceh, NAD
Lang Eiland: Pulau Panjang, Banten.
Onrust Eiland: Pulau Kapal, DKI Jakarta
Oosthaven: Bandar Lampung, Lampung
Purmerend Eiland: Pulau Bidadari, DKI Jakarta
Samarang: Semarang, Jawa Tengah
Wah, namanya memang berbau Belanda sekali, ya. Mengutip dari buku Fakta Di Balik Julukan Nama Kota di Indonesia, Dodi Mawardi, 2021, biasanya sistem penamaan ini dilakukan oleh Belanda dengan menggunakan ciri khas yang ada pada kota terkait. Misalnya:
Sint-Nicolaas Punt: Merak, Banten
Soerabaja: Surabaya, Jawa Timur
Verlaten Eiland: Pulau Sanghiang, Banten
Wilhelmina-top: Puncak Trikora, Papua
Melihat nama kota di Indonesia sebelum akhirnya diubah menjadi yang sekarang kamu kenal ternyata menarik ya. Indonesia memang merupakan negara yang sangat kaya. Berbagai ragam tradisi yang khas dari setiap daerah inilah yang kemudian melahirkan berbagai julukan nama unik untuk kota-kota di Indonesia. (DNR)
