Konten dari Pengguna

23 Contoh Peribahasa Ungkapan Bahasa Indonesia beserta Maknanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Peribahasa Ungkapan Bahasa Indonesia, Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Peribahasa Ungkapan Bahasa Indonesia, Foto: Unsplash/Priscilla Du Preez

Contoh peribahasa ungkapan di dalam bahasa Indonesia dapat digunakan untuk menasihati orang-orang terdekat.

Tak seperti kata-kata biasa, peribahasa biasanya lebih menancap di hati, sehingga dapat membawa dampak yang lebih besar bagi orang yang dinasihati. Peribahasa lucu sekalipun dapat menancap di hati, lho.

23 Contoh Peribahasa Ungkapan Bahasa Indonesia

Contoh Peribahasa Ungkapan Bahasa Indonesia, Foto: Unsplash/Surendran MP

Dilansir dari buku Kumpulan peribahasa Indonesia dari Aceh sampai Papua, Iman Budhi Santosa, (2009:46-47), berikut deretan peribahasa tentang kehidupan yang bisa digunakan untuk menasihati orang-orang terdekat:

  1. Ada udang di balik batu. Makna: ada maksud tersembunyi.

  2. Air tenang menghanyutkan. Makna: Orang pendiam yang banyak ilmu.

  3. Bagai pungguk merindukan bulan. Makna: mengharapkan sesuatu yang sulit untuk diwujudkan.

  4. Bagai musuh dalam selimut. Makna: teman dekat yang berkhianat.

  5. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ketepian. Makna: kita perlu bersusah payah terlebih dahulu untuk mencapai kesuksesan.

  6. Cempedak berbuah nangka. Makna: memperoleh sesuatu yang lebih dari yang diharapkan.

  7. Cepat kaki, ringan tangan. Makna: orang yang senang menolong.

  8. Datang tidak dijemput, pulang tidak diantar. Makna: tidak dipedulikan.

  9. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Makna: menghormati adat istiadat tempat kita berada.

  10. Di atas langit masih ada langit. Makna: di atas orang hebat masih ada orang hebat lainnya.

  11. Dikasih hati minta jantung. Makna: orang yang tidak tahu berterima kasih.

  12. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi. Makna: sejajar di dalam martabat atau kedudukan.

  13. Embun di ujung rumput. Makna: kedudukan atau hubungan yang mudah digoyahkan atau rapuh.

  14. Esa hilang, dua terbilang. Makna: berusaha keras untuk mencapai tujuan.

  15. Membasuh arang di muka. Makna: berusaha untuk menghilangkan rasa malu.

  16. Menepuk air di dulang, terpecik muka sendiri. Makna: membuka aib keluarga sama dengan membuka aib sendiri.

  17. Menjilat air ludah. Makna: tidak tahu malu.

  18. Rajin mengais, tembolok terisi. Jika rajin tidak ada hal yang tersia-sia.

  19. Sakit menimpa, sesal terlambat. Makna: menyesalkan hal yang telah terjadi tak ada gunanya.

  20. Sambil menyelam, minum air. Makna: mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus.

  21. Tak ada gading yang tak retak. Makna: tidak ada yang sempurna.

  22. Tikus mati dilumbung padi. Makna: negara kaya raya, tetapi rakyatnya tidak bisa menikmati kekayaan tersebut.

  23. Tong kosong nyaring bunyinya. Makna: orang yang kurang ilmu banyak bicara.

Dari 23 contoh peribahasa ungkapan di atas, manakah yang akan kamu gunakan untuk menasihati orang-orang terdekat?(BRP)