3 Cara dan Faktor Penyebab Kalor atau Energi Panas Dapat Berpindah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalor merupakan salah satu jenis energi yang dapat berpindah atau berubah bentuk. Apa yang menyebabkan kalor dapat berpindah? Ketahui faktor penyebab dan 3 caranya yang menarik untuk disimak berikut ini.
Hukum Kekekalan Energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, melainkan hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain. Perubahan bentuk energi tersebut dikenal dengan istilah konversi energi. Berdasarkan buku Perpindahan Kalor yang disusun oleh Lusiani, Febri Rismaningsih, Sudirman (2022:6), konversi energi merupakan suatu proses perubahan bentuk energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Baca juga: 15 Contoh Konversi Energi dalam Kehidupan Sehari-hari.
Apa yang Menyebabkan Kalor atau Energi Panas Dapat Berpindah?
Perpindahan kalor merupakan perpindahan energi yang dialami benda maupun material dengan suhu tinggi menuju benda maupun material dengan suhu rendah, hingga mencapai keseimbangan panas. Perpindahan kalor (heat transfer) adalah ilmu yang menjelaskan bahwa perpindahan kalor terjadi disebabkan terdapat perbedaan suhu di antara benda maupun material.
3 Cara Kalor Dapat Berpindah
Kalor dapat menyebabkan kenaikan suhu dan perubahan wujud benda. Terdapat 3 cara dalam perpindahan kalor. 3 cara tersebut antara lain sebagai berikut,
Radiasi. Radiasi merupakan perpindahan panas tanpa zat perantara. Contoh paling mudah adalah pancaran sinar matahari. Panas matahari sampai ke bumi secara langsung atau dengan pancaran tanpa melalui zat perantara.
Konveksi. Konveksi merupakan perpindahan panas karena terjadinya perpindahan zat. Peristiwa konveksi atau aliran zat terjadi pada perubahan suhu suatu zat. Contohnya adalah air yang sedang direbus, serta peristiwa angin darat dan angin laut.
Konduksi. Konduksi merupakan perpindahan panas melalui benda padat. Benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut konduktor, sedangkan benda yang sukar menghantarkan panas disebut isolator. Contoh peristiwa konduksi adalah sendok yang menjadi panas ketika dicelupkan pada minuman panas.
Perpindahan kalor merupakan perpindahan energi dari satu daerah menuju daerah lainnya sebagai akibat dari perbedaan suhu. Perpindahan kalor pada umumnya diklasifikasikan dalam 3 cara, yaitu konduksi (hantaran), radiasi (pancaran), dan konveksi (aliran).(DK)
