Konten dari Pengguna

3 Contoh Hukum Bacaan Ghunnah dalam Ayat Alquran

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan 3 contoh hukum bacaan ghunnah. Sumber; pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Tuliskan 3 contoh hukum bacaan ghunnah. Sumber; pexels.com

Dalam membaca ayat Alquran, ada berbagai hukum bacaan tajwid yang perlu dipelajari setiap muslim.Tujuannya agar tidak salah dalam membaca setiap ayat berbahasa Arab tersebut. Salah satu hukum bacaan dalam Alquran adalah ghunnah. Biasanya, siswa kerap diminta untuk tuliskan 3 contoh hukum bacaan ghunnah.

Sebenarnya soal tersebut tidak terlalu sulit. Pasalnya, ada banyak sekali ayat dalam Alquran yang mengandung hukum bacaan ghunnah. Apalagi hukum tajwid ini juga terbagi lagi ke dalam beberapa jenis dengan cara pelafalan yang berbeda-beda.

3 Contoh Hukum Bacaan Ghunnah yang Ada dalam Ayat Alquran

Tuliskan 3 contoh hukum bacaan ghunnah. Sumber: pexels.com

Secara etimologi, kata ghunnah berarti suara di pangkal hidung. Sedangkan secara terminologi, ghunnah berarti hukum bacaan tajwid di mana huruf ghunnah, yakni mim dan nun ketika ditasydid.

Mengutip dari buku Belajar Tajwid untuk Pemula, Zaki Zamani (2016:46), ghunnah adalah hukum bacaan yang apabila terdapat huruf mim atau nun yang bertasydid, maka akan dibaca mendengung sepanjang dua harakat atau dua ketukan (satu alif).

Pada dasarnya, ghunnah adalah bagian dari sifat huruf yang tetap. Namun, karena huruf mim dan nun sangat berdengung saat bertasydid dibanding ketika tidak bertasydid, maka dikenal hukum bacaan sendiri, yakni ghunnah.

Adapun tiga contoh hukum bacaan ghunnah yang ada dalam ayat Alquran, dalam hal ini Surat Al Baqarah, yang bisa dipelajari adalah sebagai berikut.

1. Surat Al Baqarah Ayat 17

مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِى اسْتَوْقَدَ نَارًا ۚ فَلَمَّآ اَضَاۤءَتْ مَا حَوْلَهٗ ذَهَبَ اللّٰهُ بِنُوْرِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِيْ ظُلُمٰتٍ لَّا يُبْصِرُوْنَ

Keterangan: Ada pada فَلَمَّآ (fathah bertemu mim bertasydid)

2. Surat Al Baqarah Ayat 28

كَيْفَ تَكْفُرُوْنَ بِاللّٰهِ وَكُنْتُمْ اَمْوَاتًا فَاَحْيَاكُمْۚ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Keterangan: Ada pada ثُمَّ (dhummah bertemu mim bertasydid).

3. Surat Al Baqarah Ayat 8

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ

Keterangan: Ada pada وَمِنَ النَّاسِ (fathah bertemu nun bertasydid), dan اٰمَنَّا (fathah bertemu nun bertasydid).

Baca Juga: Hukum Bacaan Qalqalah yang Benar dalam Islam

Demikian penjelasan tentang tiga contoh hukum bacaan ghunnah dalam Surat Al Baqarah yang bisa disimak. (Anne)