Konten dari Pengguna

3 Contoh Kalimat Aksara Jawa Pasangan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aksara Jawa. Sumber: karangtengah.bantulkab.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aksara Jawa. Sumber: karangtengah.bantulkab.go.id

Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran Mulok atau muatan lokal yang dipelajari di beberapa sekolah, terutama bahasa daerahnya yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.

Dalam belajar bahasa Jawa, siswa diajarkan tentang bahasa sehari-hari yang baik dan benar, bahasa kepada orang yang lebih dewasa, pribahasa, maupun cangkriman atau teka-teki. Namun terdapat materi pembelajaran yang dianggap sulit oleh banyak orang. Materi tersebut adalah aksara Jawa.

Mengutip buku Jurnal Pendidikan Dwija Utama: Edisi Mei 2017 oleh tim Komunikasi Guru Pengawas Surakarta (2018: 120), aksara jawa atau yang lebih dikenal dengan ha-na-ca-ra-ka atau Carakan adalah sistem huruf yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa yang terdiri dari 20 huruf. Aksara Jawa adalah huruf-huruf dengan vokal atau a, i, u, e, dan o. Apabila akan menggunakan kata dengan konsonan, maka memerlukan pasangan.

Jika lewat teori saja pasti tidak begitu paham, maka pada artikel kali ini akan memberikan contoh kalimat aksara Jawa pasangan, sehingga semakin paham dalam menulis aksara Jawa dan pasangannya.

Ilustrasi aksara Jawa. Sumber: mediacenter.slemankab.go.id

3 Contoh Aksara Jawa

Contoh Pertama

Budi anak yang baik dan suka menabung

ꦧꦸꦢꦶꦲꦤꦏ꧀ꦪꦁꦧꦻꦏ꧀ꦢꦤ꧀ꦱꦸꦏꦩꦺꦤꦧꦸꦁ

Pada kata “anak “dan “yang” tidak menggunakan kata vokal, namun dengan konsonan. Sehingga memerlukan sebuah pasangan. Pasangan yang digunakan adalah pasangan “ya”. Sehingga kata yag dihasilkan bukan “anaka” namun “anak”.

Contoh Kedua

Bapak pergi ke pasar

ꦧꦥꦏ꧀ꦥꦺꦂꦒꦶꦏꦺꦥꦱꦂ

Pada kata “bapak” tidak menggunakan akhiran vokal, namun dengan konsonan “k”. untuk mengubah suku kata “ka” menjadi sebuah suku kata konsonan memerlukan pasangan. Oleh karena itu setelah kata “bapak” aksara yang digunakan adalah pasangan “pa”. Dengan itu menghasilkan bunyi “k”.

Contoh Ketiga

Aku sinau aksara jawa

ꦲꦏꦸꦱꦶꦤꦲꦸꦲꦏ꧀ꦱꦫꦗꦮ

Pada kata “aksara”, tepatnya pada huruf “k” tidak menggunakan vokal setelahnya. Maka dari itu , kata tersebut memerlukan pasangan. Cara mengubah suku kata “ka” menjadi konsonan “k” adalah dengan menggunakan pasangan suku kata selanjutnya, yakni pasangan “sa’. Sehingga suku kata “ka” menghasilkan bunyi “k”. Dengan itu, kata yang dihasilkan bukan “akasara”, namun “aksara”.

Sekarang, sudah mengerti cara menulis aksara Jawa dengan pasangannya? Selalu latih kemampuan menulis aksara Jawa dengan pasangan. Sehingga ketika akan menuliskan aksara Jawa dengan pasangan tidak akan merasa kesulitan. (MZM)