3 Contoh Pembukaan Kultum Bahasa Arab sebagai Referensi Ceramah Ramadan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh pembukaan kultum bahasa Arab merupakan pelengkap referensi bagi setiap orang yang sedang belajar ceramah. Hal itu dapat terjadi karena kultum adalah jenis ceramah singkat yang berlangsung sekitar tujuh menit.
Setiap penceramah umumnya mempunyai gaya tersendiri untuk membuka kultum. Namun, pembukaan kultum atau ceramah singkat tetap mempunyai ciri khusus. Ciri tersebut adalah selalu mengucapkan salam dan memuat bacaan doa.
3 Contoh Pembukaan Kultum Bahasa Arab untuk Referensi Ceramah Singkat
Kultum merupakan jenis ceramah yang sering muncul saat bulan Ramadan. Ceramah tersebut biasanya berlangsung setelah salat fardu, jeda antara salat tarawih dengan witir, menjelang subuh, dan menjelang buka puasa.
Dikutip dari buku Bekal Menjadi Khatib dan Mubalig, Yani (2008: 91), kultum adalah kuliah tujuh menit. Istilah tersebut menggambarkan bahwa ceramah ‘kultum’ berlangsung secara singkat sekitar tujuh menit, meskipun kenyataannya sering kali tidak tepat tujuh menit.
Kultum bisa berlangsung selama kurang dari tujuh menit atau sepuluh menit. Namun, tetap dalam konsep bahwa ceramah tersebut berlangsung singkat.
Ceramah yang relatif singkat tersebut membuat pembukaan kultum pun relatif pendek sehingga mudah untuk dipelajari. Berikut ini adalah tiga contoh pembukaan kultum bahasa Arab sebagai pelengkap referensi ceramah singkat.
1. Contoh Pertama
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Rabbisyrah lii sadrii. Wa yassir lii amrii. Wahlul ‘uqdatam mil lisaanii. Yafqahuu qaulii. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Kalimat di atas merupakan pembukaan ceramah yang memuat salam serta doa. Doa tersebut adalah doa Nabi Musa a.s. untuk memohon kemudahan urusan. Pada konteks kultum, kemudahan yang dimaksud meliputi kemudahan dalam menyampaikan ceramah.
2. Contoh Kedua
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Walhamdulillah. Asshalaatu wassalaamu ’ala rasuulillah. Wa ’ala alihi washahbihi wamawwaalah.
Kalimat di atas merupakan pembukaan ceramah yang melibatkan Allah Swt. dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim (Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang). Kalimat tersebut juga memuat salam serta selawat.
Selawat yang dimaksud adalah selawat terhadap Rasulullah saw. beserta keluarga dan para sahabatnya. Keberadaan selawat merupakan hal penting dalam kegiatan ceramah dan dakwah Islam, termasuk kultum.
3. Contoh Ketiga
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ’alamin. Wassholatu wassalamu ’ala asyrafil ambiyaai wal mursalin. wa’ala alihi wa ashhabihi waman tabi’ahum bi ihsanin ilaa yaumiddin. Amma ba’du.
Contoh ketiga merupakan kumpulan kalimat yang lebih lengkap untuk membuka kultum. Beberapa kandungan dalam contoh pembukaan kultum tersebut, yaitu:
Menyertakan nama Allah Swt.
Mengucapkan salam kepada hadirin.
Mengucapkan pujian kepada Allah Swt. sebagai Tuhan Semesta Alam.
Mengingat Rasulullah saw.
Baca juga: Contoh Kultum tentang Niat yang Singkat
Setiap orang dapat menggunakan narasi pembuka ceramah selain tiga contoh pembukaan kultum bahasa Arab dalam uraian di atas. Hal paling penting membuka ceramah adalah mengucapkan salam kepada khalayak dan mengacu pada ajaran Islam. Wallahu a'lam bishawab.(AA)
