3 Contoh Soal Hukum Faraday 1 beserta Pembahasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mempelajari kimia, salah satu hal yang perlu diketahui adalah Hukum Faraday 1. Jadi, contoh soal Hukum Faraday 1 menjadi hal yang banyak dicari.
Contoh soal membuat siswa lebih memahami bagaimana cara menyelesaikan soal yang satu ini. Dengan begitu, ketika ada evaluasi atau ujian tidak lagi kesulitan dalam mengerjakan soal-soal tentang Hukum Faraday 1.
Pengertian Hukum Faraday 1
Dikutip dari buku Modul Kimia XII oleh Arni Wiyati (2020), Hukum Faraday 1 menyatakan bahwa massa zat yang diendapkan atau dilarutkan sebanding dengan muatan yang dilewatkan dalam sel dan massa ekivalen zat tersebut.
Dalam menentukannya, terdapat rumus yang digunakan, yakni:
W = e x i x t / F
atau
Q = i x t
Di mana:
W : Massa zat yang dihasilkan (gram)
Q : Jumlah listrik yang digunakan (Coulomb)
e : Massa ekuivalen
i : Kuat arus (ampere)
t: Waktu (sekon).
F: Tetapan Faraday = 96.500 Coulomb/mol
Contoh Soal Hukum Faraday 1
Ada berbagai contoh soal Hukum Faraday 1. Berikut tiga di antaranya.
1. Elektrolisis larutan AgNO; menggunakan elektrode platina, dengan kuat arus 5 ampere selama 20 menit. Hitung massa perak yang mengendap pada katode!
Diketahui :
i = 5 ampere
t = 20 menit = 1.200 detik
Me untuk perak = Ar / n = 107,9 / 1 = 107,9
Ditanya: G ..?
Ditanya:
G = …?
G = Me x i x t / 96.500
= 107,9 x 5 A x 1.200 s / 96.500 C/mol
= 6,71 gram
Jadi, perak yang mengendap pada katode sebesar 6,71 gram.
2. Diberikan reaksi sebagai berikut
Zn (aq) + 2e- →Zn(s)
Jika arus sebesar 10 ampere mengalir ke katode selama 10 menit, berapa banyak Zn yang terbentuk? (Ar Zn = 65)
Diketahui:
i = 10 A
t= 10 menit = 600 sekon
Ar Zn = 65
Me = 65/2 = 32,5
Ditanya: GZn=...?
Jawab:
G = Me x i x t / 96.500
= 32,5 x 10A x 600 s / 96.500 C/mol
= 2,02 gram
Jadi, perak yang mengendap 2,02 gram.
3. Pada elektrolisis leburan garam CaCl2 dengan elektrode karbon digunakan muatan listrik sebanyak 0,02 F. Hitung volume gas klorin yang dihasilkan di anode, jika diukur pada tekanan dan suhu di mana 1 liter gas N2 (Mr N2 = 28) massanya 1,4 gram!
Elektrolisis leburan CaCI2
Katode : Ca²+(aq) + 2e- → Ca(s)
Anode: 2 Cl- (aq) → Cl2(g) +2e-
Mol elektron = arus listrik = 0,02 mol
Mol Cl2 = 0,01 mol (lihat koefisien)
Menghitung volume gas Cl2 dengan membandingkan gas N2 pada suhu dan tekanan tertentu.
mol Cl2 / volume Cl2 = mol N2 / volume N2
= 0,01 mol / x L = (14/28) mol / 1 L
x = 0,2 L
x = 200 mL
Jadi, volume gas klorin yang dihasilkan di anode sebesar 200 mL.
Baca Juga: 2 Contoh Soal Hukum Faraday 2 Disertai Pembahasan Jawabannya
Ternyata perhitungan Hukum Faraday 1 tidak sesulit yang dibayangkan bukan? Semoga dengan contoh soal Hukum Faraday 1 di atas bermanfaat dan ketika melaksanakan evaluasi maupun ujian mendapatkan nilai yang memuaskan. (MZM)
