3 Contoh Soal Isoquant SMA yang Lengkap dengan Pembahasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengerjakan contoh soal Isoquant SMA merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memperdalam materi tentang kurva isoquant. Materi ini biasanya dipelajari oleh siswa SMA di mata pelajaran ekonomi.
Materi kurva isoquant tidak hanya diujikan saat sedang dipelajari di bangku SMA saja, namun juga kerap muncul dalam soal UTBK SBMPTN. Oleh karena itu, baik siswa SMA maupun calon mahasiswa perlu memahami materi kurva isoquant serta mempelajari contoh soalnya agar mendapat nilai yang baik untuk materi ini.
Mengenal Kurva Isoquant
Dikutip dari buku Wangsit (Pawang Soal Sulit) HOTS UTBK SBMPTN SOSHUM 2021, Tim Tentor Master (2020: 741), kurva isoquant merupakan kurva yang menggambarkan kombinasi dua macam input (faktor produksi) untuk menghasilkan output/produksi yang sama jumlahnya.
Kurva isoquant memiliki beberapa ciri-ciri dengan penjabaran sebagai berikut.
Mempunyai kemiringan negatif
Cembung ke arah titik nol (0), karena inputnya tidak merupakan barang substitusi sempurna
Menurun dari kiri atas ke kanan bawah
Semakin ke kanan, kedudukan isoquant menunjukkan semakin tinggi jumlah output
Kemungkinan bisa saling berpotongan, sehingga ada kemungkinan perusahaan dapat memproduksi dua jenis barang dengan input yang sama.
Contoh Soal Isoquant SMA dan Pembahasannya
Belum afdol rasanya jika hanya memahami materi tanpa menerapkan hasil yang dipelajari dengan mengerjakan soal. Dikutip dari buku Ekonomi Mikro Sebuah Kajian Komprehensif karya Sugiarto, dkk. (2002: 217 - 218), berikut tiga contoh soal isoquant SMA beserta pembahasannya:
1. Jika diketahui perusahaan memiliki enam buah mesin dan empat orang pekerja dengan MRTS -6, apakah MRTS akan menjadi -12 jika perusahaan mempunyai dua buah mesin dan delapan orang tenaga kerja? Apakah jumlah output yang dihasilkan tetap sama?
2. Jika diketahui fungsi produksi dengan
a = 10
b = 0,2
c = 0,4
d = 1,1
Q = (output tingkat kelulusan mahasiswa)
K = 10 (suasana ruang, peralatan OHP)
L = 10 (kualifikasi pengajar)
X = 10 (bahan baku (referensi))
Berapakah MP(k), MP(L), dan MP(x)?
3. Berdasarkan soal nomor 2, berapakah MRTS(kL), MRTS (Lx), dan MRTS (kx)?
Baca juga: Contoh Soal Ujian Sekolah Ekonomi Kelas 12 dan Jawabannya
Berikut adalah kunci jawaban dan pembahasan dari soal di atas.
1. Jawaban soal nomor 1.
2. Jawaban soal nomor 2.
3. Jawaban soal nomor 3.
Demikian uraian mengenai tiga contoh soal isoquant SMA beserta pembahasannya. Jangan lupa untuk terus belajar dan berlatih soal agar semakin mahir dalam menyelesaikan soal isoquant. (AA)
