Konten dari Pengguna

3 Contoh Soal Laju Reaksi beserta Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Soal Laju Reaksi. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Vedrana
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Soal Laju Reaksi. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Vedrana

Beberapa contoh soal laju reaksi ini dapat dijadikan sebagai latihan soal. Mengetahui laju reaksi membantu dalam berbagai aplikasi praktis, seperti di industri kimia, pertanian, dan farmasi.

Laju reaksi adalah konsep yang penting dalam kimia. Tujuannya untuk mengukur kecepatan perubahan konsentrasi reaktan atau produk selama reaksi kimia.

Contoh Soal Laju Reaksi Kimia

Contoh Soal Laju Reaksi. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Alex

Dikutip dari buku Modul Ringkasan Kimia, Rizky (2018: 12), laju reaksi kimia adalah perubahan konsentrasi pereaksi ataupun produk dalam satu satuan waktu. Laju reaksi mengukur kecepatan perubahan konsentrasi reaktan atau produk. Hal ini terkandung dalam suatu reaksi kimia per satuan waktu.

Laju reaksi dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti konsentrasi, suhu, dan keberadaan katalis. Dalam suatu reaksi kimia, seseorang dapat menghitung laju reaksi menggunakan rumus yang mengaitkan perubahan konsentrasi dengan waktu.

Berikut adalah tiga contoh soal laju reaksi dalam kimia lengkap dengan pembahasannya yang dapat dijadikan sebagai bahan latihan belajar di rumah untuk memahaminya.

Contoh Soal 1

Suatu reaksi kimia memiliki persamaan: A → B. Pada awal percobaan, konsentrasi A adalah 0,5 M. Setelah 10 detik, konsentrasi A menjadi 0,3 M. Hitung laju rata-rata reaksi dalam interval waktu tersebut.

Pembahasan:

Laju rata-rata reaksi dapat dihitung dengan rumus:

Laju rata-rata = - (Δ[A] / Δt)

Di mana:

Δ[A] = perubahan konsentrasi A

Δt = perubahan waktu

Perubahan konsentrasi A:

Δ[A] = [A] akhir - [A] awal = 0,3 M - 0,5 M = -0,2 M

Perubahan waktu:

Δt = 10 detik

Maka, laju rata-rata reaksi:

Laju rata-rata = - (-0,2 M / 10 detik) = 0,02 M/detik

Jadi, laju rata-rata reaksi adalah 0,02 M/detik.

Contoh Soal 2

Diketahui reaksi: 2A + B → C. Jika laju pengurangan konsentrasi A adalah 0,1 M/detik, berapakah laju pembentukan C?

Pembahasan:

Berdasarkan stoikiometri reaksi, perbandingan molar antara A dan C adalah 2:1. Artinya, untuk setiap 2 mol A yang bereaksi, akan terbentuk 1 mol C.

Laju reaksi untuk A:

Laju = - (1/2) × (d[A] / dt)

Laju reaksi untuk C:

Laju = d[C] / dt

Karena laju reaksi sama untuk semua komponen, maka:

d[C] / dt = - (1/2) × (d[A] / dt)

Diketahui d[A] / dt = -0,1 M/detik, maka:

d[C] / dt = - (1/2) × (-0,1 M/detik) = 0,05 M/detik

Jadi, laju pembentukan C adalah 0,05 M/detik.

Contoh Soal 3

Pada reaksi: A + 2B → D, diketahui bahwa laju pembentukan D adalah 0,03 M/detik. Berapakah laju pengurangan konsentrasi B?

Pembahasan:

Berdasarkan stoikiometri reaksi, perbandingan molar antara B dan D adalah 2:1. Artinya, untuk setiap 2 mol B yang bereaksi, akan terbentuk 1 mol D.

Laju reaksi untuk D:

Laju = d[D] / dt

Laju reaksi untuk B:

Laju = - (1/2) × (d[B] / dt)

Karena laju reaksi sama untuk semua komponen, maka:

d[D] / dt = - (1/2) × (d[B] / dt)

Diketahui d[D] / dt = 0,03 M/detik, maka:

0,03 M/detik = - (1/2) × (d[B] / dt)

d[B] / dt = -2 × 0,03 M/detik = -0,06 M/detik

Jadi, laju pengurangan konsentrasi B adalah 0,06 M/detik.

Baca juga: Sintesis Kimia yang Menghasilkan Bahaya Sedikit dalam 12 Prinsip Kimia Hijau

Itulah contoh soal laju reaksi dalam kimia lengkap dengan pembahasannya. Dengan memahami dan berlatih mengerjakan soal-soal seperti di atas,konsep laju reaksi dan penerapannya di berbagai situasi kimia bisa lebih dipahami. (Gin)